Bertitik tolak dari berita yang dimuat dalam B.D.G no.22, tahun ke VII edisi Juli (1976), oleh Kepala Bagian Proyek WASAPI berdasarkan laporan dari pos pengawasan Kawah Ijen di Paltuding, menyatakan bahwa G. Raung meletus pada tgl 2-8 Juni 1976.
Baru sedikit contoh bahan letusan G. Galunggung yang diperiksa dan terutama hanya susunan mineralnya, sehingga tulisan ini dibuat dengan mengambil banyak bahan sekunder yang berasal dari hasil penelitian Baak (1948, 1949) ngenai penyebaran abu vulkanik, susunan mineral dan kimianya, selain dari buku-buku dan catatan-catatan dalam surat kabar Kompas.
Laporan meliputi hasil pemeriksaan kegiatan Gunung Merapi mulai dari penyebaran abu dan awan pijar , perhitungan kubah lava G. Merapi, serta banjir lahar pada jalur K. Bebeng, K. Krasak, K. Putih