G. Salak merupakansalah satu gunungapi aktif tipe A dengan bentuk tubuh kerucut strato, memiliki sejumlah potensi yang cukup menarik untuk diberdayakan dan dikembangkan, seperti objek wisata gunungapi, pemandian air panas, air terjun di sejumlah sungai besar, keindahan panorama serta kesuburan tanahnya.
Pegunungan dieng, Jawa Tengah, secara fisiografis merupakan bagian dari pegunungan Serayu Utara yang terletak pada zona lemah, serta merupakan sayap bagian utara dari jalur geatiklin jawa dengan arah timur barat. Dataran tinggi vulkanik ini terdiri dari beberapa puncak dan kawah. Pegunungan Dieng ini dibagi kedalam 2 (dua) kelompok yaitu dataran Tinggi Dieng yang ada dikawasan Timur dan Kelompo…
Gunung merapi merupakan gunungapi yang bertipe strato dengan kubah lava. Gunung yang merupakan gunungapi paling aktif ini dengan ketinggian 2965 m, mempunyai periode letusan 2 sampai 7 tahun sekali. Letusan merapi mempunyai karakter tersendiri yang disebut dengan tipe merapi, yang pada prinsipnya merupakan guguran kubah lava.
G. Tangkoko (1149m) merupakan gunung api strato yang terletak di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Gunung api ini memiliki sebuah parasit, yaitu G. Batuangus. Posisi geografi G. Tangkoko terletak pada 1°31' Lintang Utara dan 125°11,5' Bujur Timur, sedangkan G. Batuangus terletak pada 1°30,5 Lintang Utara dan 125°13' Bujur Timur. Letusan besar dari G. Tangkoko terjadi dalam tahun 1801, de…
G. Iya memiliki 2 kawah, yaitu kawah 1 dengan diameter yang relatif besar kurang lebih 75 m dan kawah 2 yang relatif lebih kecil. Data kimia gas didominasi oleh uap air yaitu mencapai 56,18% sedangkan gas lainnya relatif lebih kecil, bahkan H2S hanya mencapai 0,002. Hembusan gas sangat lemah dan tidak terdengar suara bleitzer, lapangan fumarola tidak terlalu luas, serta tidak tercium bau yang t…
G. Batur, Bali, terkenal yang dengan danaunya serta kaldera terbesar dan terindah di dunia (Van, Bemmelen 1979) masuk ke dalam Wilayah Daerah Tingkat II Bangli. Tinggi puncaknya 1717 m di atas muka laut atau 686 m di atas muka danau. Secara Geografis G. Batur terletak pada posisi 8°14′30" LS dan 111°22′30" BT.
Gunungapi Batur termasuk gunungapi aktif yang perlu dimonitor berbagai gejala yang nampak sebagai indikasi terjadinya perubahan tingkat kegiatan. Sangat sedikit data kimia G.Batur yang terkumpul selama ini, sebab kenampakan solfatara dan fumarola di puncak dan sekitarnya muncul di bagian tebing terjal yang susah untuk dikumpulkan. Satu-satunya lokasi yang sangat mungkin di amati dengan metoda k…
Berbagai metode penyelidikan telah diterapkan untuk mengetahui dan mengenali karakteristik suatu gunung api. Geologi, geofisika, Geokimia didukung oleh sistem instrumentasi dan sistem satelit terus melakukan studi agar sistem pemantauan terhadap gunung api dapat membuahkan hasil