K. Gendol merupakan alur sungai yang paling dominan terisi oleh material letusan G. Merapi 14 Juni 2006, disamping K. Opak, K. Woro, K. Kuning, K. Boyong, K. Bedog dan K. Krasak. Seluruh material yang masuk ke sungai-sungai tersebut diperkirakan sejumlah 8-9 jutaan m3. Sepertiga material tersebut sudah tertranspot menjadi lahar pada masing-masing alur sungai pada musim penghujan 2006-2007.
Direktorat Vulkanologi Bandung membentuk suatu tim khusus geologi dan laharan untuk melakukan tugas - tugas yang meliputi : pemetaan sebaran awanpanas guguran, perhitungan potensi lahar dan daya tampung K.Boyong, K. Kuning, dan K. Krasak serta pengukuan volume kubah lava dan kegiatan penyuluhan serta gladi lapang.