Gunungapi Galunggung yang baru saja meletus pada 1982-1983 me-rupakan daerah gunungapi ideal untuk mengadakan penelitian volkanostratigrafi dan petrologi batuan gunungapi.
Hasil dari penyelidikan ini selain ada penambahan daerah yang dipetakan yaitu daerah bagian Barat, Timur dan Uta-ra puncak Galunggung serta beberapa batas daerah sekitar nya, juga terdapat perbaikan serta penambahan data.
Sesuai dengan Rencana Kerja Seksi Pemetaan Geologi en-dapan gunungapi, maka pada tanggal 16 Oktober 1980 te-lah berangkat tim pemetaan sebanyak 10 orang untuk me lakukan pemetaan daerah gunung Lawu/Kukusan dan seki tarnya.
Pekerjaan lapangan ini dimaksudkan untuk mempersiapkan penyusunan buku panduan ekskursi daerah sekitar Gunung Merapi khususnya daerah lereng selatan. Adapun tujuannya adalah untuk mengenal dan mengetahui jenis endapan piroklastik Gunung Merapi khususnya yang berada di lereng selatan Gunung Merapi.
Gunung Merapi merupakan gunung api tipe strato, dengan ketinggian 2948 meter dari permukaan laut, 20 meter lebih rendah dari ketinggian sebelum letusan 2010. Secara geografis terletak pada posisi 7º 32.5' Lintang Selatan dan 110° 26.5¹ Bujur Timur, secara administratif terletak pada 4 wilayah kabupaten, yaitu Kabupaten Sleman di Provinsi D.I. Yogyakarta, dan Kabupaten Magelang, Kabupaten Boy…
Melalui telaahan yang dilakukan berdasarkan pengalaman dan pengetahuan ilmu kegunungapian para ahli geologi gunungapi di lingkungan Direktorat Vulkanologi khususnya yang berada dalam kelompok Standardisasi Penyusunan Peta Geologi Gunungapi, akhirnya Satuan Stratigrafi Gunungapi Indonesia dapat disusun.
Informasi kerentanan gerakan tanah merupakan informasi awal yang sangat penting untuk mengetahui resiko bencana alam, sehingga dapat diketahui penyebab indormasi ini juga dapat dijadikan acuan dasar untuk pengembangan wilayah dan sekaligus untuk mewaspadai dan memperkecil kerugian terhadap kemungkinan terjadinya bencana gerakan tanah atau dampak negative yang ditimbulkan.