Atlas Geokimia Regional Sulawesi Bagian Selatan merupakan seri ketiga dari Atlas Geokimia Regional Indonesia yang disusun untuk menyediakan informasi geokimia regional sebagai dasar inventarisasi sumber daya geologi dan pengelolaan wilayah. Pemetaan dilaksanakan oleh Direktorat Inventarisasi Sumber Daya Mineral pada tahun 1997–2000 menggunakan pendanaan APBN. Wilayah penelitian mencakup selur…
Daerah penelitian terdiri dari satuan andesit, piroklastik flow, granit, ryolit dan alluvium. Struktur geologi utama yaitu sesar normal Mamasa yang berada di daerah penyelidikan baratdaya - Timurlaut. Manifestasi panasbumi di daerah Mamasa dan sekitarnya berupa mata air panas yang mempunyai pH antara 8.2 - 8.62 (netral alkaline) termasuk ke dalam tipe air anas Bikarbonat dan immature water.