Pelaksanaan pengumpulan data informasi ini adalah untuk mengetahui perkembangan jumlah maupun pemukiman penduduk di Daerah Bahaya dan Waspada G.Marapi yang kegiatannya terus berlanjut. Untuk melaksanakan tugas tersebut, Tim Pengumpulan Data Informasi G.Marapi di bawah Sub Direktorat Bimbingan dan Informasi Gunungapi, Direktorat Vulkanologi, pendanaannya melalui Proyek Penyelidikan dan Pengamata…
Laporan Kerja Lapangan yang dilakukan Tim ini menitik beratkan pada Dokumentasi, terutama di dalam Daerah Bahaya (Kawasan Rawan Bencana II) dan di dalam Daerah Waspada (Kawasan Rawan Bencana I) G. Kerinci. Letak, Bentuk dan Struktur G. Kerinci, berada di Propinsi Jambi, Kabupaten Kerinci dan sebagian di Propinsi Sumatera Barat, Kabupaten Solok. dengan Posisi Geografinya terletak pada 1° 41,5' …
Penyuluhan Vulkanologi dengan topik G. Marapi di Sumatera Barat, dilaksanakan pada 13 Juli 1993 hingga 11 Agustus 1993, Sasaran penyuluhan tersebut adalah Aparat Pemerintah yang tergabung dalam SATLAK PB, penduduk yang bermukim di sekitar G. Marapı, meliputi wilayah Kabupaten Agam, Tanah Datar, Kodya Bukittinggi dan Padang Panjang. Penyuluhan dihadiri juga oleh Pemuka masyarakat, Pemuka adat s…
Salah satu realisasi dari tugas nyata Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi pada Pelita IV tahun anggaran 1991/1992 adalah melakukan Pemetaan Geologi G. Marapi tahap pertama.
Pads pelita IV. tahun anggaran 1988/1989, Proyek telah melakukan Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi, penetaan geologi gunung Kerinci secara rinci dengan menggunakan peta dasar topografi sekala 1: 50.000. Tin peneta terdiri dari tujuh orang yakni K.S.Santoso sebagai kepala tim; S. Kamal, Dadi Mulyadi, A.Nasution, R. Chaniago, O.K. Suganda dan Sutoyo sebagai anggota tin serta dibantu ol…
Secara geografis Gunung Marapi (G. Marapi) terletak pada posisi 0° 22' 47,72" LS dan 100° 28' 16,71" BT termasuk kedalam wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar. Tinggi puncaknya 2891,3 m dari permukaan laut atau sekitar 2000 m dari dataran kota terdekat Bukittinggi.
Maksud dan tujuan dari pada pengamatan visual ini adalah untuk mencari data, apakah ada suatu perubahan, kelainan atau peningkatan kegiatan.
Maksud dan tujuan pekerjaan adalah untuk mengumpulkan data pengamatan guna mengetahui tingkat kegiatan G. Talang pada waktu itu dibandingkan dengan sebelumnya. Pekerjaan yang dilaksanakan diantaranya pengukuran suhu sol- fatara dan suhu mata air panas serta visual. Melaksanakan pekerjaan adalah dengan mengadakan pengama tan secara visual dari dekat dan melakukan pengukuran suhu, deng- an menggu…
Pada 31 Maret, Ato Djuhara dan penulis dari seked PETAPI dengan SPD No. 842/S/1975, ditugaskan ke G. Merapi, Sumatera Barat. Maksudnya untuk mengumpulkan data letusan, melakukan pemeriksaan di puncaknya; dan membuat penumpang melintang beberapa sungai yang berhulu di daerah puncak, yang mungkin bisa dilalui oleh lahar hujan.
Hari Sabtu tanggal 28 April 1979 jam 10.30 WIB. Keadaan masyarakat tanah Minang menjadi panik terurama di kota - kota Padang Panjang : Bukit Tinggi, Padang, Batu Sangkar, dan sekitarnya, disebabkan karena goncangan gempa (II - III MNI). Gempa tersebut ternyata bersumber didekat perbatasan Sumatera Barat dan Sumatera Utara, yaitu dengan Epicenter 0.7 Lintang Utara - 99.5 Bujur Timur, dengan keku…