Kelompok Kerja Seismik/Magnetik pada kesempatan ini mencoba menganalisa pengaruh gempa bumi (gempa tektonik) terhadap aktivitas gunungapi Merapi. Mekanisme gempa tektonik karena perubahan posisi massa batuan di dalam kerak bumi secara serentak. Dengan perubahan posisi massa batuan itu apakah dapat mempengaruhi aktivitas gunung (Merapi) atau tidak.
Minggu kedua Desember 1991 terjadi lonjakan jumlah gempa tektonik lokal, yaitu mencapai 172 kejadian, kemudian untuk memantau pengaruh tersebut terhadap kegiatan vulkanik G.Lamongan, serta kemungkinan pembentukan rekahan seperti pernah terjadi sebelumnya, maka perlu dilakukan pemantauan seismik lebih intensif dan peninjauan lapangan.
G.Lamongan (+1651 m) yang mempunyai dua puncak, Lamongan dan Tarub, terletak di dalam wilayah Kabupaten Lumajang dan Probolinggo, Jawa Timur. Merupakan sebuah gunugapi kecil yang diapit oleh dua gunungapi raksasa, Kaldera Tengger di sebelah barat dan Kompleks G.Iyang Argopuro di sebelah timur.
Bumi kita ini terdiri atas berbagai jenis dan ukuran lempengan bumi, yang sejak terbemuknya bergerak dinamis secara terus-menerus. Sejak awal tahun enampuluhan yang lalu, para pakar ilmu kebumian mulai melakukan penyelidikan dan penelitian yang seksama dan fokus pada pergerakan dinamis bumi ini. Sejak itulah Tektonik Lempeng (Plate Tectonics) diperkenalkan sebagai teori yang kemud…
Buku berjudul Gunung Api ; ilmu dan aplikasinya merupakan Kumpulan makalah ilmiah terpilih dan Kumpulan hasil wawancara terpilih dari beberapa media masa tentang kegunungapian. Makalah tersebut merupakan tulisan A.D. Wirakusumah yang diawali oleh ilmu-ilmu dasar geologi kegunungapian seperti metoda pemetaan geologi gunungapi yang disusun dalam bentuk Sandi Stratigrafi Indonesia, kemudian Geolog…
Sebaran batuan gunung api dan sedimen asal gunung api sangat luas, baik di Indonesia bagian barat maupun Indonesia bagian timur. Akan tetapi, terdapat permasalahan dalam batuan gunung api dan sedimen asal gunung api, salah satunya adalah jarang dijumpainya fosil indeks penunjuk umur dan lingkungan pengendapan.
Rasa ingin tahu dan dorongan untuk memenuhi kebutuhan akan sumber daya alam telah membuat manusa berusaha untuk memahami bumi, tempat ia tinggal dan berinteraksi social. Bagimanakah bentuk bumi ini ? apa isi perut bumi ini? Mengapa gunung Meletus? Mengapa terjadi gempa bumi? Sejumlah kecil pertanyaan itu muncul di benak manusia dari masa ke masa. Melalui buku ini menjelaskan secara runut cara …
Gunung Gede merupakan salah satu gunungapi tipe A yang masih aktif. Aktivitas letusan gerakhir Gunung Gede terjadi Maret 1957 berupa letusan dengan suara gemuruh disertai awan.
Sebagaimana telah diketahui, gunungapi terbentuk apabila magma telah menembus litosfera yang muncul dipermukaan bumi berupa leleran pijar, semburan hancuran pijar atau kedua-duanya menempuh permukaan yang dapat membentuk kubah di gunungapi.
Kegiatan permukaan G. Sorik Marapi berupa tembusan solfatara/fumarola di kawah puncaknya, kawah-kawah yang ada di lerengnya, seperti kawah Sibanggor Julu di lereng utara, kawah Siunik di lereng timur, dan kawah Sibanggor Tonga di lereng timur laut dekat pos pengamatan.