Kronologi Erupsi G. Merapi tahyb 2010 diawali dengan dinaikkannya status aktivitas G. Merapi dari Normal (level 1) menjadi Waspada (Level 2) pada tanggal 20 September 2010, hal ini ditandai dengan munculnya gempa-gempa vulkanik Dalam maupun vulkanik Dangkal. Sebulan berikutanya, tepat tanggal 21 Oktober 2010 status aktivitias Merapi dinaikkan dari Waspada menjadi Siaga.
G. Gede - Pangrango dan sekitarnya telah berkembang menjadi daerah wista yang sangat disukai oleh masyarakat perkotaan, sehingga berkembang tempat-tempat peristirahatan maupun hotel di wilayah ini. Istana Presiden Cipanas dan villa-villa lainnya banyak bertebaran khususnya di sekitar Cipanas yang seberanrnya bangunan tersebut berdiri di atas endapan awan panas G. Gede
Pada tanggal 20 Juli 1995 terjadi awanpanas guguran, peristiwa ini didahului oleh gempa letusan pada jam 11.20 WIB (terekam pada seismograf), kemudian jam 11.40 WIB terekam gempa guguran, saat itu G. Semeru diselimuti kabut tebal sehingga petugas pengamat masih ragu antara awanpanas atau banjir. Setelah dicari informasi ternyata di puncak tidak ada hujan, petugas pengamat berkesimpulan bahwa it…
Longsoran lava dan awan panas meluncur mengikuti hulu S. Batang ke arah Barat Daya. Endapan longsorang dan Ladu terdapat pada lembah S. Batang, S. Bebeng, S. Blongkeng dan sebagian meluber di sekitarnya sungai-sungai tersebut di atas. Hujan abu bercampur dengan pasir halus yang mempunyai ketebalan antara 3 s/d. 4 mm. mempunyai luas kurang lebih 53.125.000 m2.
Pemeriksaan bahan letusan G.Semeru yang terjadi pada tanggal 3 Februari 1994 dilakukan penulis dengan SPPD No. /0441/3402/94 selama 10 hari termasuk perjalanan 2 hari Daerah pemeriksaan meliputi B.Kobokan yang letaknya di Desa Supitupang dan B.Kembar termasuk Desa Sumberurip kecamatan Pronojiwo, sedangkan pemeriksaan kali laharan meliputi daerah aliran B.Kobokan, K. Liprak, dan K. Rejali yang m…