Kegiatan yang dilakukan pada pemeriksaan puncak kali ini adalah, mengambil conto pasir pada setiap kawah, conto batuan, conto tanaman, pengukuran suhu fumarola/solfatara, pemeriksaan keadaan kawah sekarang serta pengambilan foto - foto.
Dengan maksud untuk mengetahui untuk mengetahui adanya perubahan akibat kegiatan Gunung Slamet pada waktu ini dibandingkan dengan sebelumnya, perlu dilakukan pendakian ke puncak G. Slamet belum diamati secara tahap sehingga dengan adanya pemeriksaan secara periodik dapat diikuti perkembangan kegiatannya.
Pengamatan visual sering terganggu cuaca, Pos dan sekitarnya terutama puncak G.Slamet sering tertutup kabut. Sedangkan pengamatan seismik dilakukan selama Desember 1985 sampai Maret 1986 kegiatan gempa G. Slamet sangat sedikit, yaitu Desember 1985 1x gempa Vulkanik type B, Januari, Februari, dan Maret nihil.
Pemetaan topografi daerah Barat Laut G.Slamet merupakan lanjutan dari pekerjaan terdahulu pada bulan Januari 1985. Sejak awal pemetaan topografi, dilakukan oleh penulis (tetap bekerja) sendiri, baik pemetaan topografi di lapangan, maupun proses pekerjaan di kantor, sedang pengkalkirannya dibantu oleh Sdr. B.Notosuwito.
Pengamatan lapangan dilaksanakan dari awal Agustus sampai pertengahan September 1984, menggunakan sistim jaringan tripartit. Peralatan yang digunakan adalah seperangkat seismograp elektromagnetik tiga komponen. Sedang transdusernya adalah ''Short Period Seismometer" komponen tegak dengan "Natural Period" 1 cycle per detik.
Untuk melengkapi dan menyempurnakan peta ini telah ditugaskan satu regu pemeta dari Seksi Pemetaan Geologi untuk melakukan pemetaan kembali beberapa daerah yang masih meragukan dan melakukan pemetaan terhadap beberapa daerah yang belum terpetakan pada tahap pertama, terutama di daerah bagian puncak G.Slamet.
G.Slamet (3432 m) yang terletak di antara Kabupaten Purwokerto, Purbalingga dan Pemalang, adalah gunungapi yang ter-tinggi di Jawa Tengah. Bentuk / topografi lereng sebelah timur timur laut keadaannya agak rata dan teratur. Pada lereng sebelah barat-barat laut keadaannya cukup terjal
Pemetaan dimaksudkan untuk mengumpulkan segala data geologi berupa stratigrafi, struktur geologi dan pelamparan dari hasil kegiatan gunungapi Slamet dan parasit - parasitnya sehingga dapat diterbitkan suatu peta geologi gunungapi Slamet dengan skala 1 : 50.000.
G. Slamet memiliki kawah berpenampang 1k 450 m, terletak di bagian barat daya puncaknya. Sebelah utara dan timurlaut sumurkawahnya terdapat da-taran pasir dan pematang kawah tua, ini menunjukkan, bahwa titikletusan dalam masa lampau terdapat di tempat lain.
Pada waktu mempelajari gejala gunungapi, selalu di luangkan waktu untuk memperhatikan gerak gerak kegunungapian, yang mungkin merupakan suatu petunjuk peramalan suatu letusan.