G. Lokon secara administratif berada dalam wilayah kecamatan Tomohon, Kabupaten Minahasa, Propinsi Sulawesi Utara. Secara Geografi berada pada 1° 21,5' Lintang Utara dan 124° 47,5 Bujur Timur. Dalam klasifikasi gunungapi aktif di Indonesia umumnya disebut G. Lokon - Empung.
Penyelidikan ini dimaksudkan untuk menghasilkan geologi gunung api, sebagai bahan dasar Vulkanologi untuk penyelidikan selanjutnya. Tujuan penyelidikan adalah pembentukan seperti gunungapi untuk mengetahui SIAU evolusi dilihat dari berbagai aspek geologi, stratigrafi gunung api, struktur geologi, dan lain-lainnya.
Tujuan pemetaan daerah bahaya G. Batur adalah untuk mempersiapkan suatu peta daerah bahaya suatu gunungapi yang mempunyai masa istirahat antara 1 sampai 30 tahun (jangka menengah). Pada 1970, G.Batur telah dipetakan oleh S.Hamidi dkk yang menghasilkan satu peta daerah bahaya setelah terjadi kegiatan letusan paroksimal 1963. Metode penelitian yang dilaksanakan selama pekerjaan ini dilaksanakan a…
Tujuan pemetaan geologi gunungapi kompleks Mandosawu - Ranaka adalah untuk mengetahui keadaan geologinya, antara lain: jenis batuan, sebaran batuan, urutan stratigrafy (umur geologi), struktur geologi, sejarah erupsi, dan lain sebagainya. Hal ini perlu untuk mengetahui sejarah kegunungapian kompleks ini dan untuk menunjang pembuatan peta daerah bahaya gunungapi kompleks ini.
G. Rinjani adalah suatu gunungapi yang terletak di Pulau Lombok bagian Utara, Nusatenggara Barat. Gunungapi ini dalam klasifikasinya adalah gunungapi tipe A. Menurut bentuknya adalah gunungapi Strato dengan sebuah kaldera. Ketinggian G. Rinjani dari muka laut 3726 m, sedang ketinggian kaldera dari muka laut 1998 m, dengan bentuk bulat memanjang ke arah timur-barat dengan sebuah danau. Danau te…
The eruption of Tambora volcano on the island of Sumbawa in April 1815 is generally considered as the largest and most violent volcanic event in recorded history. Estimates of the loss of life on Sumbawa and nearby Lombok are about 92,000, and the volume of erupted tephra is generally estimated of the order 100 km. In addition, the eruption had significant impact on the Earth's atmosphere on a …
Pada 20 Agustus 1985 dengan Sppj no. 1655/P/85 dan no. 1656/P/85 Phillips Kasturian dan Sdr. S. Wikartadipura ditugaskan ke G. Sangeangapi. Pulau Sangeang terletak sebelah timurlaut Pulau Sumbawa, Kabupaten Bima, posisi geografi 8 11 Lintang Selatan dan 119° 35' Bujur Timur.
G. Agung (3015 m dpl), merupakan puncak tertinggi pulau Bali, termasuk wilayah Kabupaten Karang Asam, Propinsi Bali, tepatnya terletak pada posisi geografi 8° 20% LS dan 115° 30 BT. Pengamatan seismik dilakukan dari Pos Rendang (barat daya G.Agung) dengan pesawat Skydine dan Pos Budakeling (tenggara G.Agung) dengan sebuah Wiechert komponen datar serta se-buah Katzushima. Seismometernya dileta…
Menunjuk Surat Perintah Perjalanan Dinas An. Petrus Lalo, Rauta Y.Rayello dan Lae Sili Hendrikus tanggal 28 Oktober 1985 masing-masing Nomor 2389/P/1985, No-mor 2390/P/1985 dan Nomor 2391/P/1985. Berhubung terlambat penerimaan Surat Perintah tersebut diatas maka petugas baru dapat berangkat pada tanggal 3 November 1985 dari Ende menuju Maumere dan tanggal 4 November 1985 langsung menuju P.Palue…