Pemetaan daerah bahaya G.Guntur dimaksudkan selain melakukan pengecekan keadaan kawah (kegiatan puncak) juga pemeriksaan lembah sungai yang berhulu dari daerah puncak yang akan menampung debu dan pasir hasil letusan G.Galunggung 1982 yang menutupi G.Guntur serta bahan longsoran untuk potensi banjir bandang (galodo).
Tujuan perjalanan untuk mendampingi ahli gurmungapi dari Amo-rika Serikat (USGS) yang membantu memberikan pengarahan dan saran dalam menyelesaikan masalah pemetaan geologi G.Sundoro.
Pelaksanaan bimbingan atau penyuluhan gunungapi kw. ijen dilaksanakan di Kecamatan Perwakilan Sempol, Kabupaten Bondowoso. Maksud dan tujuan penyuluhan ini ialah memberikan pengertian serta pemahaman tentang bahaya letusan gunungapi, terutama kw. ijen dan sekaligus juga memberikan penjelasan tentang penyebarluasan informasi kegiatan kw. ijen kepada Pemerintah Daerah, pemuka adat, tokoh masyara…
Sehubungan dengan rencana kerja Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Geologi Gunungapi Direktorat Vulkanologi, dalam PELITA ke V Tahun ke 3, tahun anggaran 1991 - 1992 untuk melakukan pendataan kependudukan dan potensi lahar yang akan datang di G.Kelit Jawa Timur, setelah letusan pada 10 Februari 1990.
Sebagai kelanjutan pembuatan dokumentasi sebelumnya terhadap aktivitas G.Kelut, Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi telah menugaskan penulis beserta regu kerjanya untuk membuat dokumentasi berupa foto keadaan terbaru yaitu satu tahun setelah letusan.
Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Sub Bagian proyek pemetaan daerah bahaya gunung api. Saudara Samud Wikartadipura dengan SPDD n 1273/P/81, Sdr. A. D. Sumpena dengan SPPD n 1271/P/81 dan saya dengan SPPD n 1272/P/81 ditugaskan ke G. Sempu termasuk kedalam provinsi Sulawesi Utara, Kabupaten Minahasa.