Gunung Ciremai adalah salah atu gunungapi aktif di Jawa Barat, yang merupakan batas antara Kabupaten Cirebon, Kuningan dan majalengka. Letusan terakhir terjadi dalam tahun 1937/1938, kegiatan letusan berlangsung 24 Juni 1937 hingga 7 Januari 1938. Pusat letusan dari kawah Sentral. Sebaran abu hasil letusan 1937/1938 ialah daerah seluas lk. 52,500 km2 (Kusumadinata 1971)
The "Gkpf" pyroclastic flow deposots surrounding Tangkubanparahu volcano are non welded pyroclastic flows (ignimbrite) that cover an area of 200 km2. A simple calculation of the material lost during the formation of the Sunda caldera is 66 km3. The age of carbonized lost preserved in the deposit was 38,300 years. Major activity of Sunda vulcano began with a Plinian phase, followed by pyroclasti…
Pengukuran Cospec atau tepatnya adalah pengukuran emisi gas So2 dengan menggunakan correlation spectrometer (Cospec) berhasil dilakukan untuk G. Sumbing, Dieng (kawah sileri dan kawah sikidang) serta Gunung Slamet.
Survey Penginderaan jauh/geologi foto daerah Gunung Merbabu, termasuk salah satu kegiatan Seksi Penginderaan Jauh, Direktorat Vulkanologi dalam tahun anggaran 1988/1989. G. Merbabu termasuk gunungapi padam di Jawa Tengah, termasuk dalam Kabupaten Magelang, Boyolali, Semarang dan Kotamadya Salatiga. Gunung ini dibatasi G. Merapi di sebelah selatan tenggara, G. Sundoro dan Sumbing di sebelah bara…
Berdasarkan Surat Perjalanan Dinas No. 752/8441/1988, tanggal 1 Agustus sampai dengan tanggal 4 September 1988, penulis mendapat tugas lapangan ke daerah pengujian uap panasbumi Lahendong, Manado-Sulawesi Utara. Tujuan tugas tersebut di atas ialah dalam rangka menguji uap sumur uji LH2 dan LH3. Pengukuran sumur uji LH2 dan LH3 sebelumnya sudah dilaksanakan oleh Tim Francis, untuk dapat mengetah…
Pada tanggal 25 Oktober 1988 sampai dengan 18 Nopember 1988, Sdr. Effendi, Sdr. M. SL. Tobing, Sdr. Nanang Rahardjo dan penulis dengan SPD No. 1359/P/88 melakukan Pengukuran Deformasi Ulang ke Gunung Galunggung, disertai Ka di Topografi dan Pengukuran Deformasi.
Inventarisasi potensi wisata Gunungapi Kelimutu dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi tentang obyek wisata yang sudah dikenal dan dikelola secara profesional seperti 3 danau kawah di daerah puncak. tetapi juga obyek wisata yang belum dikenal namun mempunyai potensi untuk dikembangkan.
Dalam melaksanakan Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, kami telah melakukan suatu survey magnetik di gunungapi ini dan sekitarnya dalam bulan Juli - Agustus 1996. Laporan ini berisikan kegiatan survey, data yang dihasilkan, dan sedikit diskusi tentang hasil survey.
Seksi Pemetaan Topografi, Sub. Direktorat Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi melalui Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi dalam tahun anggaran 1996/1997 merencanakan kegiatan Pemetaan Situasi Topografi Puncak/Kawah Gunung Tambora di Pulau Sumbawa.
Maksud dari pada Pembuatan Peta Kawasan Rawan Bencana G. Agung ini sebagai pengganti Peta Daerah Bahaya yang sudah pernah dibuat pada tahun sebelumnya dimana pembagiannya terdiri dari Daerah Terlarang, Bahaya I dan II, yang dirasa masih kurang lengkap, pada umumnya kedua peta tersebut masih identik dengan Peta Kawasan Rawan Bencana I, II, dan III, yang lebih lengkap.