Kerdjanja gunung: a. "Sinar api" Hampir terus menerus bisa tam-bara pak pada malam hari pada waktunja torang, dari Kawah Djonggringsloko berwarna morah mu-da (oranja). Tempo2 tampak biru (gloed) jang dihombuskan, (dalam keterangan merupakan fon-tym).
Berita interlokal tgl 25 Djuni 1957 dari Pusat Pendjagaan Merapi di Djokja kepada Pusat Djawatan Geologi di Bandung, melaporkan bahwa, G. Merapi tambah giat. Guguran - guguran benda - benda berapi dari puntjak Trising terus - menerus, turun ke Sektor Trising- Senowo.
Keadaan Kawah Idjen dari tanggal 5 s/d 10 September 1957 : Cuaca tiap pagi cukup terang, angin sering meniup kencang dari arah tenggara. Sekitar kawah sering gelap terganggu dengan asap air telaga dan asap solfatara.
Dipuncak pegunungan Idjen terdapat 3 buah bangunan rumah, masing - masing letaknya berjauhan, yaitu : (1) Pondok Kawah Idjen; (2) Pondok U.G.A. (Pos Urusan G.Api) sebelah Selatan; (3) Pondok U.G.A. (Pos Urusan G.Api) sebelah Utara.
Untuk memenuhi perintah lisan Wk. Kep. U.G.A (Pak Djathiekusumo) beserta surat tugas no. 164/57 ttg. Bandung 19/2-1957 sebagai susulan, maka pada tgl 20/2-57, penulis mengerjakan pengukuran di halaman pos pengawasan U.G.A di dataran Dieng, yang segera akan dikerjakan perumahannya.
Pada tanggal 23 Februari 1956, kami diberi tugas untuk memeriksa G.Kelud, berkenaan dengan terjadinya ombak didalam setinggi 5m, pada tanggal 20 Februari 1956, yang disebabkan oleh longsornya dinding kawah sebelah Barat-Daya dari kawah.
Memenuhi permintaan Sa.Tjamat Batur Sdr.-saan terhadap a-Daerah Kw.Sigen-Wirjosoebroto, dalam suratnja sosek T. 5/59. tgl.10-1-1956.dan Sdr. Wedana Batur Sdr. Ismu Ha-dibroto dalam suratnja No. P.U.W. 63/200 tgl.-13-1-1956.agar diadakan pemeriksaan danja Gas Belirang jang ada di Dae dang, maka penulis dengan di sertai Sdr. Wanda dan Sdr.Idi dari bagian Laboratarium di Tugas-kan oleh Kep. Urusan…
Dengan adanja laporan harian dari petugas G. Tangkuban Prahu via Tankset, pada djam 12.30 tg. 8/1 1955 dan tg. 18/1 1955. dengan waktu jang bersamaan maka pimpinan UGA setelah mengadakan penjelidikan, maka pada tgl. 25/1 1955.- jang telah lalu, penulis ditugaskan untuk mengadakan pengamatan ke gunung tersebut dintas.
Saat penyelidikan ke puncak dilakukan pada tanggal 3 Agustus 1955. Pada waktu tersebut keadaan cuaca buruk, kabut dan hujan selalu mengganggu, kadang - kadang datang angin kencang sehingga tidak bisa membuat gambar/potret yang baik.