Pemetaan zona risiko bahaya G.Guntur dimaksudkan untuk memberikan layanan informasi kepada Pemerintah Daerah setempat dan masyarakat umum tentang tingkat risiko yang timbul sebagai akibat bahaya letusan G.Guntur dan pengembangan pembangunan di kawasan gunungapi ini.
A rain-triggered lahar occured in K.Boyong (Southern slope of Merapi volcano) on 19 February 1995. This lahar was the biggest in this channel since 22 November, 1994 Merapi eruption which left more than 2 million cubic meters of pyroclastic flow deposits as far as 6 km from the summit.
Seksi Jawa Bagian Tengah dan Timur, pada triwulan pertama tahun 1995, diawali dari G.Slamet dibangun bak dari tembok tempat penyimpanan beberapa instrumen alat pemantauan seismik, dari pembangunan baik ini diharapkan dapat menghindari sekecil mungkin gangguan yang bakal terjadi.
Maksud penulisan dokumen ini adalah untuk memenuhi salah satu kewajiban PT SHS sebagai pemegang izin Usaha Pertambangan (UP) sesuai intruksi Dinas Kehutanan, Pertambangan dan energi, Gorontalo Utara.
Sesuai dengan rencana kerja Proyek Mitigasi Bencana Alam Geologi maka pada tanggal 7 Juli 1995 Tim Instrumentasi telah mengoperasikan seperangkat sistim. seismograf telemetri radio satu komponen (tegak) buatan Kinemetrics.
PT.Suma heksa sinergi(PT SHS)) adalah perusahaan yang bergerak dibidang eksplorasi pertambangan yang beralamat di Jl.Bangka No 14 Bogor. Perusahaan ini bekerja sama dengan PT AGC Indonesia (PT AGC) yang induknya bernama South Gobi Energy Resources yang berkantor pusat di Vancouver,Kanada. Catatan:di awal 2009,divisi "logam" south gobi energy diambil alih oleh perusahaan ivanhoe mines yang berka…
Melalui Proyek Mitigasi Bencana Alam Geologi, Direktorat Vulkanologi telah membeli dua buah alat ukur ungkit elektronik bersumbu dua (biaxial electronic tiltmeter) buatan Applied Geomechanics model 711-2 yang digunakan untuk memantau kegiatan G.Slamet di Jawa Tengah.
Sejak abad ke-19 G.Semeu sangat giat, letusannya berlangsung di kawah utama. Diketahui paling sedikit satu kali terjadi letusan samping disertai leleran lava. Semua ancaman bahaya terutama hanya mengarah ke timur dan selatan. Sebagian besar masuk dalam wilayah Kabupaten Lumajang.
Peningkatan kegiatan vulkanik G.Kelut (+1731 m) diawali oleh anomali jumlah gempa vulkanik sejak medio November 1989. Suhu air danau kawahnya naik secara lamban bersama waktu.
Untuk menanggulangi bahaya primer sangat sulit, maka usaha penanggulangan yang dilaksanakan secara fisik adalah untuk menanggulangi bahaya sekunder. Prinsip penanggulangan bahaya sekunder dilaksanakan dengan menahan bagian besar material yang turun dengan pembuatan bangunan kendali banjir berupa Bendung Penahan Sedimen dan Konsolidasi DAM di daerah hulu.