Dalam periode Pelita V tahun anggaran 1991-1992, telah diberangkatkan satu tim pemetaan daerah bahaya gunung api dari seksi penanggulangan Bahaya gunung api, Sub Direktorat Pemetaan Gunung api, Direktorat Vulkanologi ke G. Soputan, Kabupaten Minahasa Sulawesi Utara
Penelitian kedaerah Ili Werung dan sekitarnya dimulai dari kam-pung Lamaheku. Perjalanan ke kaldera Adowajong dari kampung ini diperlukan waktu + 2 jam. Perubahan morfologi maupun perubahan gejala kenampakan panas bumi di daerah Adowajong tidak ada, hanyalah longsoran kecil akibat gaya berat saja. Pada waktu kunjungan bertepatan dengan musim kemarau sehingga tembusan uap air terlihat sangat tip…
Salah satu sebaran gunung api di Minahasa adalah kompleks Lokon dan Empung, umumnya disebut G. lokon saja terletak di Kecamatan Tomohon, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Peta 1.). Mempunyai dua buah kerucut pada jarak lk. 2,2 km satu dari lainnya
Dalam rangka pelaksanaan rencana kerja Bagian Proyek PETAPI, triwulan II tahun 1966/1967, Sdr. Sobana, Sdr. Sadjiman bersama pe ulis ditugaskan ke G. Sangeangapi di P. Sangeang (Sumbawa). Tugas itu ialah memeriksa dan pengukuran topografi disekitar gunungapi tersebut diatos.
Gunung Soputan salah satu gunung api yang berada dalam wilayah kabupaten Minahasa. Provinsi Sulawesi Utara, pada posisi geografi: 1(derajat).06,5' LU dan 124(derajat)43' BT. Tingginya 1783,7 m di atas muka laut. Gunung api ini berbentuk strato kaya akan lava, titik kegiatan saat ini berada di kawah Utama
P. Damar terletak dilautan Banda, Maluku. Posisi geografinya 7 derajat 7 menit 30 detik Lintang Selatan, dan 128 derajat 40 menit 30 detik Bujur Timur dari Greenwich. P. Damar merupakan sebuah gunungapi tua, yang luasnya 1k. 315 kilo-meter persegi (NEUMANN VAN PADANG, 1951, h. 217). P. Damar termasuk pulau kecil di laut Banda, yang terdiri dari beberapa desa. Sebelah utara G. Wurlali terdapat b…
Dalam rangka merealisasikan rencana kerja proyek pengamatan/pengawasan dan pemetaan gunung api tahun anggaran 1992/1993. Pada tanggal 4 Mei 1992 diberangkatkan Tim Pemetaan Daerah Bahaya yang terdiri dari Ato Djuhara dan A. Djadja Sumpena selama 30 hari termasuk perjalanan
Maksud penelitian adalah meneliti petrologi dan geokimia batuan hasil gunung api Awu, meliputi pencarian dan pengambilan contoh batuan lapangan dengan memperhatikan gejala vulkanik, analisa petrogafi dan analisa kimia contoh batuan
Sub Direktorat Analisa Gunung Api, berdasarkan pasal 404 keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 1892/KPTS/M/Pertambangan/1984, mempunya fungsi: - Melakukan Penyelidikan dan Pengelolaan laboratorium lapangan G. Merapi di Jawa Tengah - Melakukan penyelidikan Vulkano-Fisika - Melakukan Penyelidikan Petrokimia, gas dan uap panasbumi dst.
Puncak G.Soputan rendah berkisar 400 nT. Struktur G. Soputan tua berbentuk tapal kuda. Puncak G. Soputan merupakan kerucut gunung api muda yang tumbuh diantara dinding tua Komplek G.Manimporok dan G. Riendengan. Kemungkinan pertumbuhan aktivitas Puncak G. Soputan kearah barat daya.