Adapun korban2 manusia sekeliling G.Agung akibat kegiatannja dalam tahun 1963 itu, terutama disebabkan oleh awan panas. dari pada itu, ada djuga jang disebabkan bom2 sslama kegiatan memuntjak pada tanggal 16 Mei 1963 dan karena lahar jang masih panas selama kegiatan2 masih belum mereda, segera setelah paroksismal pada tanggal 17 Maret 1963.
Gempa bumi yang sinambung menyebabkan penduduk P. Siau panik. Kejadian yang sama pernah terjadi pada 1974, 2 tahun kemudian terjadi lelehan lava. Gempa bumi 9 Juni itu diikuti pula oleh peletusan G. Karangetang pada 10 Juni 1981. Untuk memonitor sampai dimana pengaruh gempa bumi terhadap kegiatan G. Karangetang, pada 17 24 Juni 1981 telah dilakukan pengamatan seismik di desa Karelung Kecamatan …
Peta situasi puncak dan peta situasi kedalaman danau kawah Gunung Awu (Sulawesi Utara) belum ada. Pada 1968 A.D.Wirasaputra pernah mengukur situasi puncak gunung tersebut, karena sesuatu hal pengukuran tersebut tak dapat dilaksanakan, yang dapat dikerjakan hanya pengukuran situasi puncak secara sket skala 1 : 10.000. Sesuai dengan rencana Pelita III tahun ke III, Seksi Pemetaan Topografi/Sub D…
Pengarang tulisan ini telah mengikuti peristiwa kegiatan efusiva G. Batur dalam tahun 1963 lengkap dari permulaan sampai achir. Setelah aliran lavanja betul2 berhenti, barulah kompleks ini ditinggalkan. Landjutan dari laporan pertama lama tertunda. Sebabnja, selama musim hudjan achir 1963 hingga awal 1964, penulis harus memusatkan perhatiannja kepada lahar2 G. Agung jang mulai berkembang dengan…
Gunung Klabat termasuk gunung yang berada di provinsi Sulawesi Utara, Kabupaten Minahasa, dengan posisi geografi 1 (derajat) 28' LU dan 125 (derajat) 02' Bt. Ketinggian puncaknya kurang lebih 1995 mdpl. Untuk mencapai puncaknya pendakian dapat dilakukan dari dua tempat diantaranya dari airmandidi (sebelah barat daya) dan dari Klabatkasenangan (Sebelah Utara).
Setelah tampak beberapa pulau ketjil, diantaranja Madura, maka pade djam 14.00 WIB. tampaklah kapalnya Kangean. Pendaratan pada malam hari dengan sebuah Sloop dipulau Saubi, sotolah pendaratan pada pulau lein karena kekeliruan.
Jumlah gunung api di Sulawesi adalah 18 dan menurut beberapa pendapat terbagi menjadi 10-11 tipe A, 2 tipe B dan 5-6 tipe C. Gunung api tipe A yang sudah memiliki peta daerah bahaya di sekretaris adalah 9 buah, 3 buah di antaranya memerlukan peninjauan kembali, dan dua buah lagi masih harus dilakukan (G. Ambang dan gunung api submarin ke sebelah barat Sangihe
G. Wurlali dipulau Damar dalam tahun 1964 masih bekerdja. Kegiatan volkanikanja terbatas pada hembusan2 kuat dari fumarola nja, hingga marupakan "blazer". Endapan belerangnja patut dihasilkan setjara sederhana oleh rakjat setempat. eadjak k.l. 51 tahun jang lalu (sadjak tahun 1913 habis digali) ternjata terdapat andapan2 baru
Gunung Sangeang merupakan dua buah kerutjut gunungapi, jang terdjadi didalam sebuah kaldera tua, jang pinggiranja masih tampak sebelah barat dan utara. Peristiwa letusan katastrofaal pembentukan kaldera tersebut telah lama sekali terdjadi, sehingga tidak pernah disaksikan oleh manusia. Setelah itu terdjadi lagi kegiatan2 baru jang sifatnja membangun kembali gunung jang terpant jung karena seba…