Penulis mendapat tugas dari Pemimpin Proyek Penyelidik- an dan Pengamatan Gunungapi untuk melakukan pengamatan dan penyelidikan seismik di dataran tinggi Dieng. Daerah tersebut sebagian masuk wilayah Kabupaten Wonosobo dan sebagian lagi Kabupaten Banjarnegara. Maksud dari pada pekerjaan ini adalah untuk mendapatkan data kegiatan kawah-kawah dan perubahannya dibandingkan dengan hasil pengamatan …
Pada tahap pertama kegiatan pendataan kependudukan hanya dapat dilakukan terbatas, pada bahaya langsung di dalam daerah sebaran awan panas letusan dan awan panas guguran, terutama di wilayah Kecamatan Srumbung.
Untuk Melaksanakan dan mengerjakan pengamatan/pemeriksaan la- haran di daerah G. Kelut, maka dua orang tenaga ditugaskan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut, dan dua orang petugas tersebut ialah : 1. Sdr. Fx. Suharto dengan surat perintah perjalanan dinas No. 143/P/85, tanggal 15 April 1985, ditugaskan untuk pe- ngamatan laharan di K. Bladak. 2. Penulis (Sudarso) dengan Surat Perintah Perja…
G. Kelut merupakan salah satu gunungapi yang sangat berbahaya kota-kota besar didekatnya, yaitu Blitar dan Kediri. di P. Jawa, karena penyebaran bahan letusannya akan melanda. Di samping itu penduduknya cukup padat yang bermukim di sekitarnya. Pengamatan gunungapi yang dilakukan selama ini belum dapat menyimak dengan baik kegiatannya, sehingga sama sekali belum da pat menduga kapan gunungapi te…
Sesuai dengan rencana kerja Seksi Petromikia dan Gas pada Sub Direktorat Analisa Gunungapi dalam rangka Penyelidikan Petrokimia dan Gas di G.Gede Jawa Barat, penulis yang disertai Saudara Rakimin dan disetujui oleh Kepala Seksi Petrokimia dan Gas merencanakan pada tanggal 20 April 1985 menuju ke tempat tersebut guna melaksanakan penyelidikannya selama 20 hari.
Tim penyelidikan Geokimia Gunung Papandayan dan G. Gede dengan tenaga pelaksanaan 2 orang terdiri Sdr. Ita Darwita dan penulis sendiri dibantu tenaga harian setempat.
Dalam rangka melaksanakan kegiatan lapangan Pemetaan Topografi dan Pengukuran Deformasi, penulis berdasarkan Sppd no. 1012/R/85 ditugaskan ke gunung Kelut bagian baratdaya untuk memetakan topografi daerah lahar Berni termasuk Desa Candirejo, Kec. Ponggok, Kab. Blitar, Prop. Jawa Timur. Lamanya pekerjaan di daerah tersebut 30 hari mulai Juli hingga 2 Agustus 1985.
G. Kelut, Jawa Timur meletus terakhir pada 1966. Berdasarkan data statistik, siklus kegiatan G. Kelut adalah 15 sampai 24 tahun.
Tujuan penyelidikan untuk meghimpun data geologi, mencakup stratigrafi, struktur geologi, geomorfologi dan penyebaran hasil letusan masa lampau, dan aspek kegunungapian lainnya.
Maksud dan tujuannya yakni bahwa kami ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan pengykuran suhu Ranu - Ranu di sekitar Gunung Lamongan serta pengamatan visual dan pengukuran suhu solfatara Gunung Bromo untuk mendapatkan data kegiatan Gunung Bromo dibandingkan dengan sebelumnya.