Laporan ini di buat sebagai laporan kegiatan penelitian tim petrokimia dan gas dari Sub. Dit Analisa Gunungapi yang dilakukan di Gunung Ciremai, Jawa Barat, pada tanggal 20 April s/d 9 Mei 1991.
Penyelidikan gaya berat di G.Ciremai dan sekitarnya dilakukan dalam bulan Januari 1990 untuk mengetahui peta (pola) penyebaran anomali gaya berat yang ada di daerah tersebut atas dasar mana memungkinkan memberi petunjuk kepada kita tentang struktur geologi (sesar patahan) di bawah permukaan atau hal - hal lain yang dapat dikaitkan dengan aktivitas gunung itu.
Berdasarkan peta topografi 1 : 50.000 sementara ini oleh tim ditentukan untuk memasang 2 titik amat (lokasi penempatan alat) yaitu di pos pengamatan dan disekitar G.Apuy. Sedangkan titik reflektor ditentukan di 4 titik yaitu di daerah Lingga, sekitar hulu sungai Ciwasiat, sekitar hulu Cicangkrung, dan sekitar bukit Tegak Jamuju.
Dalam rangka mencapai sasaran Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi Anggaran 1990/1991 penulis dengan SPPD No. 338/0441/3402/1990 ditugaskan untuk melakukan pengamatan seismik dan pemeriksaan Kawah Gunung Ciremai.
Sa een rustperiode van 132 jaren in de vinkaan in Juni 1937 weer beginnen te werken. Van de uitbarsting van 1805 is helsas niet veel bekend.
Dalam rangka melakukan pengamatan visual kegiatan G.Ciremai penulis berkesempatan melaksanakan pengamatan visual berda-sarkan SPPD No. 1043/0441/3402/88, dan diantar pengemudi Sdr. Didi dengan SPPD No. 1044/0441/3402/88, sejak 11 Janu-ari 1988 selama 15 hari. Pengamatan visual dilakukan dari Pos PGA Sampora, Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan. Jarak lurus pengamatan dari Pos PGA Sampora sampa…
Ciremai adalah salah satu gunungapi aktif di Indonesia dengan ketinggian 3078 m di atas muka laut. Terletak di derah Kabupaten Cirebon, Majalengka dan Kuningan Jawa Barat. Tepatnya terletak pada posisi geografi 6° 53,5 Lintang Selatan, 108° 24 Bujur Timur.
Maksud dan tujuan pekerjaan disekitar gunung ciremai adalah a. pemetaan geovolkanologi b. pemetaan topogtafi puncak c. pemetaan daerah bahaya