Kabupaten DT. II Bima Propinsi Nusatenggara Barat, mempunyai gunungapi aktif yaitu G. Sangeangapi, Gunungapi tersebut tipe strato yang terletak di Kecamatan Wera, sebelah Timur Timurlaut P. Sumbawa. Kawahnya terbuka ke arah Utara dan Selatan dan timbul tiga buah kerucut utama yaitu Doro Ondo, Doro Api dan Doro Montoi. Tinggi di atas dasar laut 3950 m. Pada posisi geografi 8° 11′ LS dan 119°…
G. Agung merupakan gunung tertinggi di P. Bali, terletak di Kabupaten Karangasem Propinsi Bali, dengan ketinggian sebelum letusan 1963 3142 m, dan setelah letusan 1963 3014 m di atas permukaan laut. Posisi geografi 8º 20,5 LS dan 115 30,5 BT (Atlas Trop. Nederl. 1938 lembar 21). Dalam pelaksanaan pekerjaannya melibatkan satu orang petugas SPPD No. 332 / 0441/3402/90. Adapun biayanya diambil da…
G. Batur yang tingginya 1717 m di atas permukaan laut, yang terletak di Kabupaten Bangli, P. Bali, dan tinggi diatas muka danau 686 m (Atlas Trop Nederl.1938, lembar 22). Posisi geografi 8°14.30' Lintang Selatan 115°22.30' Bujur Timur. G. Batur termasuk gunungapi tipe A yang dikelilingi oleh pematang kaldera yang salah satu kaldera terbesar dan terindah di Dunia (van Bemmelen, 1945, p.505 U…
G. Agung merupakan klasifikasi gunungapi aktif yang tergolong tipe A berada paling barat di wilayah Bali dan Nusatenggara seperti halnya G. Batur. Posisi Geografi G. Agung 8°20, 5' Lintang Selatan, 115° 30,5' Bujur Timur dengan ketinggian 3142 m sebelum le-tusan, 3014 m setelah letusan. Posisi Geografi G. Batur 8°14, 30' Lintang Selatan, 115°22, 30' Bujur Timur, tinggi 1717 m diatas permuka…
Dalam tahun anggaran 1988/1939 Direktorat Vulkanologi Sub Dit Pemetaan Gunungapi, Seksi Penginderaan Jauh, sesuai program kerja telah melaksanakan pemetaan geologi potret gunung Agung, Bali, berdasarkan pada hasil tafsiran potret udara. Maksud dari pada pemetaan ini adalah untuk mengetahui jenis serta sebaran batuan yang membentuk gunungapi ini, sehingga dapat disusun urutan batuan pembentuknya…
G. Sangeangapi yang berada di Wilayah Administratif Kecamatan Wera Timur, Kabupaten Bima, Propinsi Nusatenggara Barat. Pada posisi geografi 8° 11' LS dan 119° 3,5' BT. Gunungapi yang bertipe Strato kembar tersebut, puncak nya menjulang hingga ketinggian lk. 1949 m dml. ( Atlas Trop. Nederl ). Setelah mengalami peningkatan kegiatan/meletus pada 30 Juli 1985 hingga akhir Desember 1987 lk. 2 tah…
G. Sirung terletak di bagian Selatan Pulau Pantar, Kabupa-ten Alor. Posisi geografinya: 830'36" Lintang Selatan dan 124°08'51" Bujur Timur. Tinggi di atas muka laut: 862 m. Pemeriksaan kegiatan dan pengukuran suhu di lakukan pada 19 September 1988 oleh Sdr. LAE SILI HENDRIKUS (petugas Pengamat G. Lewotobi) dan dibantu oleh Sdr. K.Pandu (pen duduk kampung Kakamauta). G. Sirung mempunyai danau k…
Pada akhir-akhir bulan Desember 1988 kami atas nama Ida Made Jelantik, K.Jani Suwartiyasa, I Wayan Nenges Tapayasa dan I Made Wenten petugas Pengamatan Gunung Agung Bali mengadakan pemeriksaan dan pengukuran suhu solfatara/ fumarola Gunung Rinjani. Sebagaimana diketahui bahwa Gunung Rinjani adalah sebuah gunungapi yang berbentuk kerucut/strato yang terletak di pulau Lombok bagian Utara, Nusa Te…
Tujuan pemetaan daerah bahaya G. Batur adalah untuk mempersiapkan suatu peta daerah bahaya suatu gunungapi yang mempunyai masa istirahat antara 1 sampai 30 tahun (jangka menengah). Pada 1970, G.Batur telah dipetakan oleh S.Hamidi dkk yang menghasilkan satu peta daerah bahaya setelah terjadi kegiatan letusan paroksimal 1963. Metode penelitian yang dilaksanakan selama pekerjaan ini dilaksanakan a…
Explosive eruption of Banda Api Volcano in Central Maluku on Mei 9, 1988 was characterized by throwing out of tephra from 6 eruption holes or craters stretched form North to the South. They were found in formed within 5 hours. This phenomenon is seldom active volcanoes in Indonesia. They have been followed by effusive of lava flow from 3 eruption holes which were located along Northern and Sout…