The integrated surveys have been conducted in the Central Kalimantan, aiming to make clear geology, stratigraphical sequences, igneous activities, geological structures and mineralizations and to investigate possibilities of natural resources based on the study of relationship between geology and mineral deposits. As a results of the geological surveys conducted from several phases in the area …
Tugas lapangan yang dilakukan oleh penulis merupakan tugas rutin yang dibebankan pada setiap pegawai Seksi Pengujian Uap Panasbumi, Direktorat Vulkanologi. Hal diatas sehubungan dengan peralatan pemboran yang masih ada di lapangan dan sumur yang telah selesai LH-2 dan LH-3 perlu dirawat dan selalu dimonitor sifat-sifatnya. Tugas penulis selama di lapangan meliputi : Memelihara peralatan, Baseca…
The platform 8460, owned by the French D.R.M., has been settled on the Mount Soputan (North Sulawesi) following the been unforecasted eruption of April 1989. The intervention has possible within a very short time after the first detection of an abnormal activity because this platform was to be installed by the V.S.I. on the mount Lokon near the mount Soputan at this period. Much practical know…
Salah satu gunungapi aktif di Indonesia yang sering meletus adalah G. Lokon. Gunung ini terletak di dalam wilayah Kabupaten Minahasa, Propinsi Sulawesi Utara pada posisi geografi 1°21,5 Lintang Utara dan 124 47,5 Gunungapi ini mempunyai bentuk yang menarik karena titik kegiatannya tidak berada di puncak, tetapi di sadel antara Puncak Lokon dan Empung yang dikenal dengan nama Kawah Tompaluan ya…
Kawah Tompaluan posisinya berada diantara puncak Lokon dan puncak Empung, yang dikenal dengan nama kawah Lokon. Kawah ini pernah dipetakan pada 1976 oleh penulis tahun 1976 oleh penulis dan Sdr. Soedarso S., meliputi sekitar daerah puncak dan kawah. Sehubungan dengan telah terjadi kegiatan-kegiatan pada akhir-akhir ini maka untuk mengetahui perubahan-perubahan keadaan topografi, dilakukan api p…
Pada 3 Januari 1990 telah diberangkatkan satu tim pemetaan gunungapi ke G.Awu, P. Sangir Besar, Kabupaten daerah bahaya Sangir Talaud, Propinsi Sulawesi Utara. Regu pemeta terdiri dari dua orang petugas yaitu S.Dirasutisna (No.SPPD 941/0441/3402/89) dan A.Martono (No-SPPD 942/0441/3402/89). Pekerjaan lapangan dilaksanakan selama 50 (lima puluh) hari termasuk perjalanan selama 6 hari.
Pada pelita V. dalam tahun anggaran 1990/1991, Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunung api, Sub. Dit. Pemetaan Gunung api. Direktorat Vulkanologi, Bandung, telah melakukan pemetaan geologi gunung api Lokon dan sekitarnya, Kabupaten dengan menggunakan peta Minahasa. Provinsi Sulawesi Utara dasar/topografi dengan skala 1 : 50.000. Sedangkan lamanya penelitian dilakukan selama 40 hari, ya…