Berdasarkan Surat Perjalanan Dinas No. 752/8441/1988, tanggal 1 Agustus sampai dengan tanggal 4 September 1988, penulis mendapat tugas lapangan ke daerah pengujian uap panasbumi Lahendong, Manado-Sulawesi Utara. Tujuan tugas tersebut di atas ialah dalam rangka menguji uap sumur uji LH2 dan LH3. Pengukuran sumur uji LH2 dan LH3 sebelumnya sudah dilaksanakan oleh Tim Francis, untuk dapat mengetah…
Pada tanggal 25 Oktober 1988 sampai dengan 18 Nopember 1988, Sdr. Effendi, Sdr. M. SL. Tobing, Sdr. Nanang Rahardjo dan penulis dengan SPD No. 1359/P/88 melakukan Pengukuran Deformasi Ulang ke Gunung Galunggung, disertai Ka di Topografi dan Pengukuran Deformasi.
Dalam melaksanakan Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, kami telah melakukan suatu survey magnetik di gunungapi ini dan sekitarnya dalam bulan Juli - Agustus 1996. Laporan ini berisikan kegiatan survey, data yang dihasilkan, dan sedikit diskusi tentang hasil survey.
Maksud dari pada Pembuatan Peta Kawasan Rawan Bencana G. Agung ini sebagai pengganti Peta Daerah Bahaya yang sudah pernah dibuat pada tahun sebelumnya dimana pembagiannya terdiri dari Daerah Terlarang, Bahaya I dan II, yang dirasa masih kurang lengkap, pada umumnya kedua peta tersebut masih identik dengan Peta Kawasan Rawan Bencana I, II, dan III, yang lebih lengkap.
G. Batur adalah salah satu gunungapi aktif di Indonesia, termasuk gunungapi yang sering meletus dibandingkan dengan G. Agung, keduanya terletak di P.Bali. Berdasarkan produk erupsi 1994/1995, erupsi G. Batur bersifat esplosif (strombolian), efusif atau kombinasi esplosif dengan efusif.