G. Karangetang merupakan gunungapi paling aktif di kawasan Sulawesi Utara tingkat aktifitas vulkanik G. Karangetang sejak 3 September 2013 adalah SIAGA (LEVEL III). Pertumbuhan kubah lava yang terkadang di ikuti guguran/leleran lava pijar dan kejadian awan panas guguran menjadi salah satu karakteristiknya. Dalam kegiatannya tercatat beberapa kali mengakibatkan korban Jiwa. Korban jiwa terbanyak…
Pemetaan Zona Risiko Bahaya Gunung api Mahawu dan sekitarnya dilakukan pada pertengahan bulan Mei 1998 hingga pertengahan bulan Juni 1998, dalam rangka pelaksanaan Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunung api, PELITA VI Tahun Anggaran 1998/1999 tahun ke 4. Pemetaan ini dilakukan oleh Seksi Pemetaan Daerah Bahaya, Sub Direktorat Pemetaan Gunung api, Direktorat Vulkanologi, dengan susunan Team p…
G. Lokon merupakan salah satu gunung api aktif yang berada di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Gunung api ini mempunyai frekuensi letusan yang sering bahkan hampir terjadi setiap tahun. Lontaran material letusan umumnya mengarah kesebelah timur dan tenggara, seperti yang tercatat dalam sejarah kegiatan vulkaniknya, yaitu mengarah ke daerah Kinilow, Kakaskasen, Tinoor dan sekitaranya, termasu…
Gunungapi Guntur dengan tinggi puncak 2249 m diatas muka air laut rata-rata di kawah puncaknya memilki kerucut-kerucut yang merupakan titik-titik erupsi masa lalu. Setelah erupsi terakhir pada 1840-1847, berupa aliran lava dan lontaran piroklastik, G. Guntur sudah 166 tahun belum mengalami erupsi lagi. PAda tangga 2 April 2013, status kegiatan G. Guntur dinaikkan dari Level I (Normal) menjadi L…
Gunungapi Guntur dengan tinggi puncak 2249 m diatas muka air laut rata-rata di kawah puncaknya memiliki kerucut-kerucut yang merupakan titik-titik erupsi masa lalu. Setelah erupsi terakhir pada tahun 1840-1847, berupa aliran lava dan lontaran piroklastik, G. Guntur sudah 166 tahun belum mengalami erupsi lagi. Pada tanggal 2 April 2013, status kegiatan G. Guntur dinaikkan dari Level I (Normal) …
G. Ciremai merupakan salah satu gunungapi aktif berbentu strato di wilayah Jawa BArat, nama lainnya Cereme, Cerme atau Ceremai yang mempunyai 3 kawah di puncaknya yaitu Kawah Barat, Kawah Timur, dan Gua Walet. Evolusi kegiatan vulkanik G. Ciremai, diawali oleh kegiatan G. Putri dan disusul oleh kegiatan G. Gegerhelang, kemudia kegiatan G. Ciremai hingga saat ini. G. Ciremai juga memiliki erupsi…
Gunungapi Bromo merupakan salah satu gunungapi aktif yang berada di Pulau Jawa. Gunungapi ini muncul dalam kaldera tengger, dengan ketinggian mencapai 2329 meter di atar permukaan laut. Lokasi G. Bromo ini dikenal dengan kompleks Bromo-Tengger yang secara administratif termasuk dalam wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Aktivitas vulkanik yang nampak dipermukaan pada saat ini berupa hembu…
Gunungapi Pagerkandang dan kawah Sileri merupakan salah satu gunungapi aktif yang terdapat di komplek gunungapi Dieng. AKtivitas gunungapi yang terdapat pada kawah Pagerkandang berupa hembusan solfatara/fumarola, daerah ini dijadikan lahan pertanian oleh penduduk setempat. Demikian pula pada kawah SIleri aktivitasnya masih ada berupa gumpalan-gumpalan air dan hembusan solfara/fumarola, disekita…
Gunungapi Galunggung merupakan gunungapi strato yang berada di blok tektonik Priangan bagian selatan. Gunungapi Galunggung terakhir kali meletus pada 1982 - 1983. Sifat letusannya magmatik eksplosif dan strombolian yang umumnya diakhiri dengan pembentukan sumbat atau kubah lava. Produk letusan berupa hujan abu, lumpur, awan panas, dan aliran piroklastik.
Gunungapi Galunggung merupakan gunungapi aktif yang memiliki danau kawah di puncak, berdiameter 1000m dengan kedalaman 11 m dan mempunyai volume air lebih kurang 650 m3. Di dalam kawah ini terdapat kerucut sinder setinggi 30 m dari dasar kawah dan kaki kerucut berukuran 250x165 meter yang terbentuk selama periode erupsi 1982-1983. Erupsi G. Galunggung yang tercatat dalam sejarah adalah berupa l…