Letusan G.Kelut 10 Februari 1990 telah menimbulkan berbagai kerusakan yang tidak sedikit. Penyebaran material letusannyapun mencakup wilayah yang relatif besar yang relatif cukup luas. Suatu indikasi bahwa letusan ini relatif besar yang diperkirakan dapat menimbulkan perubahan topografi/morphologi pada areal sekitar puncak, sehingga dianggap perlu dilakukan pengukuran topografi dan situasi seki…
Proyek Pengamatan Pengawasan merealisasika aksi dan Pemetaan Gunungapi Pemetaan Topografi. Sub kerja Gunungapa tahun anggaran 1993/1994, yakni Topografi Puncak Gunung Kelimutu. rencana Direktorat Pemetaan melakukan Pemetaan Tujuan dari pemetaan topografi mendapatkan peta topograf: situasi puncak pada saat disiplin hal topografi saat puncak adalah untuk guna mengetahui situasi ini, dan akan dipe…
Pada tanggal 22 Juli 1975 lk. jam 02.56 G. Semeru di Jawa Timur menunjukkan adanya peningkatan kegiatan yakni terjadinya luncuran awan panas yang masuk ke Curah kobokan sampai lk. 5 km dari puncak. Peningkatan kegiatan ini agaknya menyimpang dari kegiatan harian G. Semeru walaupun guguran guguran lava pijar yangsering diamati dari pos pos pengawasan di Argosuko, Tawon songo dan G. Sawur sering…
Tinggi gunung Inelika 1559 m di atas muka laut, dengan Tipe gunungapi strato yang terletak di Daerah Bajawa Flores Tengah. Nama kawah Wolo Inielika, Wolo Lega dan Wolo Runu dengan nama lain adalah Keok Peak. Tujuan pemeriksaan kali ini adalah untuk melihat atau mengamati langsung keadaan di sekitar puncak yang mungkin timbul perubahan perubahan peningkatan kegiatan.
Pada 26, 27 Agustus dan 10 November 1982 gunung Soputan meletus besar, mengakibatkan hujan kerikil (lapili) dan bom besar sekeliling gunung ini, juga hujan pasir dan abu sampai di kota Manado. Kubah lava pada puncak gunung Soputan semuanya habis terlemparkan, sehingga terbentuklah kawah yang curam dan dalam. Dengan demikian jelaslah bahwa puncaknya sangat berubah sekali sehingga kawah tersebut …