Pada tanggal 7 Januari 1977 diketahui terdapat empat pilar yang telah dibagun di puncak merapi. Penugasan kali ini ilah melaksanakan pengukurannya. Pengukuran dilakukan pada musim kemarau untuk menghindari cuaca buruk
Kegiatan yang dilakukan pada pemeriksaan puncak kali ini adalah, mengambil conto pasir pada setiap kawah, conto batuan, conto tanaman, pengukuran suhu fumarola/solfatara, pemeriksaan keadaan kawah sekarang serta pengambilan foto - foto.
Pendakian puncak G. Semeru yang dilakukan mulai tanggal 20-8-1969, telah kembali dengan selamat pada tgl. 22/8-1969 djam 11.00, ketempat pemberangkatann yaitu pos Tawongsongo, djadi memakan waktu 2,5 hari.
Maksud pekerjaan ini adalah untuk mencukupi instruksi dari Kepala Dinas Gunung Berapi di Bandung untuk mengadakan pengukuran (topografis opname) didaerah kawah G.Kelud disebelah Barat.
Pada bulan Juni 1990 dilakukan pengamatan visual di sekitar kawah G.Slamet, pengamatan ini dimaksudkan untuk mengetahui dan membuktikan apakah ada hubungan antara rekaman gempa dengan kegiatan di sekitar kawah, yaitu dengan melakukan pendakian ke puncak G.Slamet.
Maksud dan tujuan pemetaan adalah membuat Peta Situasi Topografi Puncak/Kawah Gunung Tangkubanparahu, guna mengetahui bentuk topografi dan situasi disekitar puncak/kawah disamping perubahan bentuk kawah, bibir kawah, sehingga dapat menunjang berbagao disiplin ilmu, khususnya dilingkungan Diektorat Vulkanologi dalam rangka penelitian kegiatan gunung tersebut.
Letusan G.Kelut 10 Februari 1990 telah menimbulkan berbagai kerusakan yang tidak sedikit. Penyebaran material letusannyapun mencakup wilayah yang relatif besar yang relatif cukup luas. Suatu indikasi bahwa letusan ini relatif besar yang diperkirakan dapat menimbulkan perubahan topografi/morphologi pada areal sekitar puncak, sehingga dianggap perlu dilakukan pengukuran topografi dan situasi seki…
Pada tanggal 22 Juli 1975 lk. jam 02.56 G. Semeru di Jawa Timur menunjukkan adanya peningkatan kegiatan yakni terjadinya luncuran awan panas yang masuk ke Curah kobokan sampai lk. 5 km dari puncak. Peningkatan kegiatan ini agaknya menyimpang dari kegiatan harian G. Semeru walaupun guguran guguran lava pijar yangsering diamati dari pos pos pengawasan di Argosuko, Tawon songo dan G. Sawur sering…