Sesuai dengan Surat Perintah Perjalanan Dinas 2222/P/82 dan No.2224/P/82,selama 7 hari dari tanggal 5 s/d 12 Oktober 1982, penulis melakukan pemeriksaan kegiatan G.Se int lamet di Jawa Tengah. Pendakian dilakukan dari dukun Bambangan, Kelurahan Kuta bawa, Kecamatan Karangreja, Kewadahaan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga. Pendakian dilakukan selama 1k. 6 jam, mela lui jalan setapak yang sudah di…
Si raksasa Lawu, yang samasekali lepas dari gunungapi lain, menjulang bagaikan suatu kerucut raksasa dari dataran Solo dan Madiun, menurut Prof. Veth agak dianaktirikan oleh para penyelidik Jawa. Hanya Junghuhn mendaki gunung ini dalam 1838 dan melukiskan masif gunungapi sesungguhnya secara teliti dan bersemangat. Pembahasan, yang oleh Veth disebut seperti dari seorang ahli, kini masih menggamb…
Pemeriksaan G.Sleamet berupa pengukuran suhu dan melihat keadaan kawah untuk mengetahui kegiatan gunungapi pada waktu ini dibandingkan dengan sebelumnya. Adapun alat yang dipakai dalam pemeriksaan ini diantaranya sebuah teropong, dua buah thermometer maksimum 400'C, kompas dan peta topografi kawah G.Selamet
Seperti halnya pada tahun 1972 pengincaran jauh kubah lava ini diikatkan pada bekas titik triangulasi T 303. Pengukuran kali ini dilakukan oleh Asep Djadja.
Sehubungan dengan surat tugas No. 125/Um. tgl 28/8-1954 dari Kepala Cabang Djawatan Pertambangan Yogyakarta, beserta Sdr. Merkum maka kami mulai menyelenggarakan bunyi pasal 2 (Mengadakan peilingen ke bagian - bagian dari puncak), dari surat No. 249/60/UGA/M/54 tertanggal 11 Mei 1954 oleh Kepala U.G.A Yogyakarta.
Pada 5 Oktober 1995, dilakukan pemerksaan Kawah Jonggring Seloko di Puncak G. Semeru. Dari hasil pemeriksaan tersebut terdapat perubahan dasar kawahnya jika dibandingkan dengan hasil pemeriksaan tahun 1994.
Pekerjaan lapangan ini dimaksudkan untuk mempersiapkan penyusunan buku panduan ekskursi daerah sekitar Gunung Merapi khususnya daerah lereng selatan. Adapun tujuannya adalah untuk mengenal dan mengetahui jenis endapan piroklastik Gunung Merapi khususnya yang berada di lereng selatan Gunung Merapi.
Pemetaan geologi (stratigrafi detail) lereng selatan G.Merapi (lembar peta 47/XLI-m dan 47/XLI-q) mempunyai maksud dan tujuan untuk mengetahui macam dan jenis endapan volkanik khususnya di lereng selatan G.Merapi. Dengan mengetahui macam dan jenis endapan tersebut secara tidak langsung kita akan dapat mengetahui bagaimana sejarah letusan G.Merapi di waktu lampau berdasarkan singkapan yang dijum…
Pada triwulan ketiga tahun anggaran 1993 - 1994, Kelompok Kerja Geologi dan Laharan melakukan sampling batuan untuk kelengkapan data petrologi/geokimia batuan G.Merapi, khususnya pada jenjang selatan
Penyelidikan ini dilaksanakan sebagai bagian dari tugas Seksi Batumulia dalam eksplorasi dan inventarisasi sumber daya mineral. Lokasi penyelidikan dipilih berdasarkan Peta Geologi Lembar Padangsidempuan dan Sibolga (1982), khususnya pada satuan batuan Serpentinit Huraba yang terdiri atas serpentinit, peridotit, dan piroksenit, yang diduga berasosiasi dengan mineral jadeit. Selain itu, penyelid…