Sebagai lanjutan surat perintah dari Dinas Geologi ttg 25-9-52 no : 543, dengan kapal "kartika" dari Krakatau, kami : Sudarmo & Marto bersama - sama dengan 4 pegawai D.G.B. lainnya (Sdr. 2 Tekad & Riswan, Soepian & Sukabir) mendarat di Kalianda, selanjutnya rombongan dengan melalui Tanjungkarang dan Prabumulih menuju ke Lahat, guna menyiapkan tugasnya masing - masing.
Berdasarkan peta topografi tahun 1907/1910 Gunung Dempo merupakan gunung tertinggi di Sumatra Selatan, dengan ketinggian 3159 m di atas muka laut. Pemeriksaan ini dilakukan dari tanggal 17-2 s/d 3-3 tahun 1981 dengan dua orang petugas yang digunakan dari Subdit Pengamatan Gunungapi.
peninjauan lokasi pos Gunungapi sehubungan dengan adanya rencana pembangunan Pos Gunungapi di daerah Sumatra Utara dan Sumatra Selatan, dilakukan oleh penulis dari tanggal 23 September sampai 18 Oktober 1981, atas biaya dari Proyek P3GV anggaran th. 1981/1982.
Tanggal 20 November , T. Situmorang, Djaja Sumpena dan penulis ditugaskan ke G. Dempo, Sumatera Selatan, maksudnya ialah untuk mengumpulkan data data letusan dan melakukan pemeriksaan puncak - puncaknya, sehubungan dengan berita yang dimuat dalam beberapa suart kabar. G. Dempo adalah gunungapi tertinggi di Sumatera Selatan yaitu 3173 meter di atas permukaan laut atau 2900 meter di atas dataran …
Sesuai dengan Surat Perintah Perjalanan Dinas 2222/P/82 dan No.2224/P/82,selama 7 hari dari tanggal 5 s/d 12 Oktober 1982, penulis melakukan pemeriksaan kegiatan G.Se int lamet di Jawa Tengah. Pendakian dilakukan dari dukun Bambangan, Kelurahan Kuta bawa, Kecamatan Karangreja, Kewadahaan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga. Pendakian dilakukan selama 1k. 6 jam, mela lui jalan setapak yang sudah di…
Si raksasa Lawu, yang samasekali lepas dari gunungapi lain, menjulang bagaikan suatu kerucut raksasa dari dataran Solo dan Madiun, menurut Prof. Veth agak dianaktirikan oleh para penyelidik Jawa. Hanya Junghuhn mendaki gunung ini dalam 1838 dan melukiskan masif gunungapi sesungguhnya secara teliti dan bersemangat. Pembahasan, yang oleh Veth disebut seperti dari seorang ahli, kini masih menggamb…
Pemeriksaan G.Sleamet berupa pengukuran suhu dan melihat keadaan kawah untuk mengetahui kegiatan gunungapi pada waktu ini dibandingkan dengan sebelumnya. Adapun alat yang dipakai dalam pemeriksaan ini diantaranya sebuah teropong, dua buah thermometer maksimum 400'C, kompas dan peta topografi kawah G.Selamet
Seperti halnya pada tahun 1972 pengincaran jauh kubah lava ini diikatkan pada bekas titik triangulasi T 303. Pengukuran kali ini dilakukan oleh Asep Djadja.
Sehubungan dengan surat tugas No. 125/Um. tgl 28/8-1954 dari Kepala Cabang Djawatan Pertambangan Yogyakarta, beserta Sdr. Merkum maka kami mulai menyelenggarakan bunyi pasal 2 (Mengadakan peilingen ke bagian - bagian dari puncak), dari surat No. 249/60/UGA/M/54 tertanggal 11 Mei 1954 oleh Kepala U.G.A Yogyakarta.
Pada 5 Oktober 1995, dilakukan pemerksaan Kawah Jonggring Seloko di Puncak G. Semeru. Dari hasil pemeriksaan tersebut terdapat perubahan dasar kawahnya jika dibandingkan dengan hasil pemeriksaan tahun 1994.