Gunung ijen merupakan salah satu gunungapi aktif yang tumbuh pada tepian kaldera ijen yang mempunyai air danau kawah dengan derajat keasaman tinggi dengan PH kurang dari 0,50. Pada sisi bagian barat yang mengarah kehulu sungai banyupait dibangun infrastruktur berupa tanggul atau dam pada tahun 1921 dan telah direnovasi pada tahun 1986.
Dahulu kala gunungapi ini sangat besar bentuk fisiknya kemudian tercabik-cabik oleh letusan besar (violent eruption) dalam tiga periode yang diperkirakan mulai terjadi pada 3500 tahun lampau. Letusan terseut menghasilkan lubang yang sangat besar berukuran 19x21 km di bagian lantai dan 22x25 km di bagian atas yang kemudian dikenal dengan Kaldera Ijen (H.Sundoro, 1990).
Indonesia merupakan negara kepulauan yang terletak pada pertemuan 3 lempeng kerak bumi, yaitu: lempeng asia, lempeng hindia-Australia dan lempeng pasifik. Akibat tumbukan dari ketiga lempeng tersebut menimbulkan jalur gunungapi aktif yang memanjang searah dengan zona tumbukan.
Di indonesia terdapat 129 gunungapi aktif atau 13% dari jumlah gunungapi aktif di dunia, dari 129 gunungapi aktif, 63 diantaranya memiliki danau kawah dan kaldera. Salah satunya adalah G. Ijen yang terletak di kecamatan licin, kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Indonesia adalah negara kepulauan yang mempunyai tatanan geologi yang unik berupa pertemuan 3 (tiga) lempeng aktif dunia, yaitu Lmepeng Eurasia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Indo-Australia. Tumbukan ketiga lempenge tersebut memyebabkan terbentuknya deretan gunungapi.
Berdasarkan SPPD No.2289/P/84, penulis bersama para pengamat Gunungapi setempat mengadakan pemeriksaan dan pengukuran suhu solfatara Kw. Ijen.
Berdasarkan surat perintah dari Pemimpin Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi dengan SPPD No.111/P/86, penulis ditugaskan ke Kawah Ijen untuk mengadakan Pengamatan dan penyelidikan seismik gunungapi tersebut.Maksud dan tujuannya adalah untuk mengetahui kemungkinan adanya perubahan kegiatan Kawah Ijen. Disamping itu juga penulis melakukan pengukuran suhu air danau kawah, mataair panas da…
Berdasarkan SPPD No. 2106/P/84 dan SPPD No.2107/P/84 penulis berdua ditugaskan ke Pos Pengamatan gunung KW. Ijen di Paltuding Licin Banyuwangi.
Dalam tahun anggaran 1987/1988, Proyek Pengamatan/Pengawasan Gunungapi dan Penyuluhan Vulkanologi melakukan pemasangan radiotele-seismograph (RTS) di G> Ijen atau lebih dikenal dengan nama Kawah Ijen, Jawa Timur termasuk wilayah Kabupaten Banyuwangi.
Hasil pengamatan seismik Kawah Ijen sejak April sampai dengan November 1985 mencatat kegiatan gempa vulkanik setiap bulan sangat kecil begitu pula kegiatan gempa tektoniknya.