Kelompok gunungapi yang berada di wilayah Maluku Ubers, antara lain G. Maken, G. Garnatama, G. Gamkonora, Gibu dan G. Dulkona Diantara gunung tersebut, G Garnkonora, G.Ibu dan G. Duikono merupakan gunungapi yang letaknya di Pule Halmahera G. Ibu merupakan gunungapi tipe strato, dalam sejarah letusannya pertama ka pade Agustus September 1911 berupa letusan eksplosif di bawah pusat Letution be…
Dalam pelaksanaan rencana kerja seksi penelitian dan pemetaan Gunungapi triwulan II 1975/1976, Sr, Pandi Karnaen bersama penulis dan seorang petugas dari seksi pengawasan Gunungapi, sdr. Basit Suryadi, ditugaskan ke G. Seulawah Agam (1k. 1.1762 m) dan G. Seulawah Inong (1k. 868m) di daerah Aceh. Pekerjaan ini dilaksanakan juga sehubungan dengan radiogram dari Gurbernur Aceh kepada Direktur Dire…
Menurut M. Neumann Van Padang (1951, H. 7) Merupakan kerucut gunungapi pada lereng selatan G. Geureudong, pada jarak 4 1/2 m dari puncaknya, meninggalkan sisa - sisa lama dari tepi - tepi kawah A, B dan, C.
Gunung Ili Boleng yang terletak di Pulau Adondra dengan titik ketinggian 1659 bukan merupakan monokoid lagi, sebab disamping dua gunungapi parasiter di lereng tenggara terdapat pula 4 kawah dipuncaknya, dua diantaranya cukup besar. Dari hasil penelitian kawahnya, yang masih menunjukkan kegiatan solfatara, adalah kawah yang terbesar yang terletak di lereng baratlaut dengan dua buah kelompok solf…
Menurut Verbeek (1885) dan Escher (1919) seperti disimpulkan oleh Neumann Van Padang (1951), sebuah gunungapi mungkin setinggi 2000 meter telah dihancurkan, meninggalkan sebuah kaldera dan tiga buah sisa - sisa, yang masih tampak di dasar pulau - pulau pada waktu ini, ialah Rakata, Pulau Sertung dan Pualu Panjang ( Pulau Rakata Kecil).
Maksud dari pekerjaan ini ialah untuk mengadakan pemeriksaan puncak dan pemetaan daerah bahaya Gunung Dempo sesuai dengan rencana dalam Pelita I tahun ke III.
Maksud dari pekerdjaan ini ialah untuk mengadakan penelitian dan pemetaan daerah bahaja G. Tambora. Gunung ini terletak didjazirah Sanggar F. Sumbawa, pada garis lintang selatan 8º 15 dan garis budjur timur 118°. Tiga perempat atau seluas 1400 km² dari djazirah Sanggar dibangun oleh gunungapi ini. Sisanja, bagian tenggara dari djazirah ini ditutupi oleh gunungapi jang sudah lama padam jaitu …
Maksud dari pemeriksaan dan penelitian sekitar puncak Bur Ni Telong inilah untuk menentukan daerah bahaya sementara. Peta Daerah bahaya ditetapkan berdasarkan penlitian lapangan dan bahan - bahan keterangan mengenai Bur Ni Telong di Aceh Tengah, Sumatera Utara, yang telah disusun oleh Kama Kusumadinata pada tahun 1969, yang telah memperhatikan batas - batas daerah bahayanya berdasarkan peta to…