Pengukuran kubah lava ini bertujuan untuk mengetahui volum pen-dekatan. Penulis memberi istilah volum pendekatan disini, karena berdasarkan atas sifat pengukuran pengukurannya, antara lain s a. pengukuran puncak kubah lava baru dengan cara aanpeilingen" jarak jauh dari dua titik totap (titik pengamatan) G. Sasur dan Sumberbulus (PANDI. K., 1977). b. disesuaikan dengan seket dari potret ba…
Laporan singkat G. Semeru No. 01/WSP/AC/78, tertanggal Pos Vulkanologi Argosuko 24 Januari 1978, isinya, antara lain, ialah terjadi perpindahan atau perobahan peluncuran awan pijar guguran ke arah dan masuk Curah Kobokan sejauh 6-7 km dari titik pusat guguran; sebelumnya awan pijar tersebut melalui K. Besuk Kembar.
Sebagai kelanjutan laporan lapangan 115. 48, yang berjudul "Pengukuran kordinat Kuarter dan Tersier di sekitar G. Semeru (G. Sawur dan Tawongsongo)", inipun sama juga kebutuhannya untuk memenuhi data abdis, kordinat dan tinggi (X. Y. Z) di kampung Sumberbulus (Sumberjo ) dan Pos Pengawasan G. Semeru di Argosuko
Penugasan ke Gunung Semeru untuk mengadakan pemeriksaan laharan dan penyebarannya di sebelah Selatan dan tenggara selama 30 hari
Untuk melaksanakan dan mengerjakan pemetaan topografi di daerah penyebaran aliran lahar di Semeru tahun 1976, maka dua orang karyawan ditugaskan ke daerah tersebut. Dua orang petugas ialah: zdr. Sobana dan penyusun laporan
Laporan ini berisi hasil pemeriksaan daerah laharan yang meliputi Daerah Desa Sumberhurip, Besuk Kembar, K. Lengkong, Kali Gidik, Besuk Kobokan, K. Liprak, K. Regoyo, dan penyelewengan/penyebaran lahar
Dengan Surat Perintah Dinas / Jalan No. 1059/s/1977 dan No.1060/S/1977, tertanggal Bandung 9 Maret 1977 Sår. Samud dan penulis ditugaskan oleh Kepala Bag. Proy. Penelitian dan Pemetaan Gunungapi ke daerah G. Semeru.
Banjir lahar di daerah G. Sermora pada tanggal 20 September 1978 terjadi akibat turun hujan torus nemoras solana 4 (empat) hari, so-Jak tanggal 19 September 1978. Kejadian tersebut dimuat dalam surat Kabar SIHAR HARAPAN pada tanggal 27 September dan Harian KOMPAS pa da tanggal 28 September 1978, bahwa Besuksat-K. Hujur dan K. Láp-rak dilalui oleh banjir tersebut.
Memenuhi Surat Perintah Dinas/Jalan No. 238/5/1977 dan No. 239/5/1977, tertanggal Bandung 14 Januari 1977, penulis dan Sår. Ato Djuhara ditugaskan oleh Kepala Bagian Proyek Penelitian dan Pemetaan Gunungapi ke daerah G. Semeru selama 20 hari. Keberangkatan dari Bandung pada tgl. 17 Januari 1977.
Pemetaan situasi dan pemeriksaan banjir lahar atau dengan ka ta lain ialah banjir bandang yang terjadi pada tgl. 13 dan 17 November 1976, dilakukan oleh penulis disertai Sdr. Sobana masing-masing dengan SPJ. No. 4872/s/1976 dan SPJ. No. 4875/8/1976. Daerah yang dipetakan ialah K. Basuke Sarat, K. Besuk Kembar, letak nya di Desa Sumberurip Kecamatan Pronojivo, daerah pemeriksaan la- har ialah K.…