Selama suatu penyelidikan terhadap penyebab terjadinya gempabumi yang menghancurkan begitu dahsyat. P. Bali pada 21 Januari 1917, sayapun mendapat kesempatan untuk melakukan beberapa selidikan kegunungapian. Dua buah gunungapi yang masih bekerja di Bali, yakni G. Batur dan G.Agung, pada kesempatan ini diselidiki
Pada tanggal 30 September, perjalanan menuju ke Gunung Batur dilakukan/dimulai dari Pesanggrahan Kintamani, regu terdiri dari Sdr. A.D. WIRASAPUTRA, N. MIDRA dan penulis sendiri. Berangkat dari Kintamani pukul 06.30 melalui jalan ke Kampung Yehwampah, dan setibanya di kampung tersebut regu mencari tenaga sebagai petunjuk jalan 2 (dua) orang. Dan setelah dapat kemudian per-Jalanan dilanjutkan me…
Gunung Batur telah meletus pada tanggal 12 Maret 1974. Aliran lava terjadi pada tanggal 17-3-1974. Menurut laporan yang didapat dari Kleang (Kepala Kampung) Yehmampah, bahwa berakhirnya pengeluaran lava dari titik kegiatan pada awal bulan Juni 1974. Pusat/titik kegiatan terjadi dikomplek gunung Batur III, titik kegiatan tersebut terjadi pada lereng sebelah barat Gunung Purakawanan. Nama Gumung …
G. Batur meletus pada tgl. 12 Maret 1974, dan lava meleler. Penyebaran leleran lava jauhnya mencapai 2.000 m dan lebar maksimum 900 m (lebar rata rata 500 m). Tebalnya setelah diadakan pengukuran lanjutan sebagai berikut: tebal bagian ujung timur rata rata 4 m, bagian tengah lk. 10 m dan pada tepi ujung sebelah barat rata rata 7 m, tebal rata rata seluruhnya 7 m. Penyebaran leleran lava 1974 in…
Kegiatan penyelidikan tanah liat untuk industri bata/genteng di Kabupaten Kotawaringin Barat merupakan kelanjutan dari kegiatan terdahulu. Pemilihan lokasi kegiatan di Desa Bumi Harja sungai Rangit ini didasarkan atas pertimbangan keterdapatan bahan baku/tanah liat, perkembangan industri bata/genteng yang ada dan ketersediaan tenaga kerja, kemudahan transportasi dan pengembangan wilayah dimasa …
Buku panduan penyelidikan ini disusun sebagai salah satu panduan teknis dalam penyelidikan yang disusun dengan sistematika penyajian berupa pedoman penyelidikan dari tahapan awal sampai dengan estimasi sumber daya dan cadangan, Buku ini juga membahas peraturan perundang-undangan yang terkait. Batubara sebagai salah satu komoditas yang memiliki potensi sumber data besar, masih memiliki peluang t…
Letusan - letusan G. Batur dalam 1994 - 1995 bersifat eksplosive disertai lontaran material pijar dan menghasilkan kawah baru (Kawah 1994). Kemudian letusan 8 November 1997 hanya berupa letusan - letusan gas kering dari dalam Kawah Batur III. Kemudian pada 2 Juni 1998 pusat letusan berpindah dari Kawah Batur III, menghasilkan kawah baru (Kawah 1998).
Merekam semua sistem pemantauan kegiatan vulkanik dan persiapan Direktorat Vulkanologi maupun Pemerintah setempat termasuk masyarakatnya dalam menghadapi kemungkinan terjadinya letusan G. Batur. Hal ini untuk memudahkan komunikasi dalam penyuluhan, apabila seluruh data telah tercatat.