Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi geologi dan evolusi pembentukan gunungapi Egon dengan menggunakan berbagai data yang menunjang, baik berupa pengamatan geologi langsung (lapangan), data pengamatan tak langsung (foto udara) serta ditunjang dengan analisis laboratorium. Dari berbagai data yang telah kami dapatkan dapat diketahui penyebaran batuan, stratigrafi, struktur geolog…
G. Egon di Flores Timur termasuk salah satu gunungapi Tipe B. Sewaktu-waktu terhadap gunung ini dikhawatirkan akan terjadi peningkatan kegiatan / meletus dan akan mempengaruhi kestabilan kehidupan lingkungan disekitarnya. Sebelum terjadinya dampak negatit yang ditimbulkannya maka perlu dilakukan berbagai penelitian terhadap gunungapi tersebut. Salah satu penelitian yang akan dilakukan adalah pe…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui "Evolusi Vulkanik G. Tambora"berdasarkan berbagai data penunjang, baik berupa "Pengamatan Geologi Langsung di Lapangan" maupun " Data Pengamatan Tidak Langsung" (interpretasi Foto Udara, Citra Landsat, dan SPOT IMAGE") serta ditunjang dengan berbagai "analisis laboratorium" (petrografi, analisis kimia, pentarikhan umur absolut dengan metoda K/Ar, Ar/Ar …
Dalam sejarah letusannya, G. Ibu diketahui meletus pertama kali pada Agustus -September 1911 berupa letusan eksplosif di kawah pusat Letusan berikutnya terjadi pada Desember 1998 setelah 87 tahun beristirahat, menghasilkan sumbat lava yang menutupi dasar kawah bagian dalam. Tabel di bawah ini memperlihatkan kegiatan letusan G. Ibu sejak 1911 hingga saat ini.
Gunungapi Gamalama merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A dengan puncak tertinggi mencapai ketinggian 1715 m meter di atas permukaan laut dan 1690 meter di atas Kota Ternate (Foto 1). Berdasarkan catatan sejarah, sejak abad 16 sering terjadi letusan dengan interval terpendek 1 tahun dan terpanjang 50 tahun. Dimulai pada tahun 1538 dengan letusan yang berpusat di kawah puncak. Meskipun letu…
G. Gamkonora merupakan salah satu gunungapi strato aktif dengan 12 letusan yang tercatat dalam sejarah antara 1564 dan 1997, biasanya merupakan letusan-letusan kecil hingga sedang. Jenis letusan G. Gamkonora umumnya bersifat eksplosif, semuanya terjadi di kawah puncak. Hasil letusan berupa bahan-bahan piroklastik seperti bongkahan batuan, lapilli dan abu vulkanik, serta kadang-kadang mengeluark…
Gunungapi Kaba termasuk dalam jajaran gunungapi aktif di wilayah Sumatera bagian selatan. Berdasarkan sejarah letusannya (Tabel 1), G. Kaba merupakan gunungapi tipe A. Sumber letusannya berpindah-pindah tempat sehingga diperlukan penelitian geologi gunungapi dan pengamatan visual maupun kegempaan yang cukup intensif untuk mengetahui perkembangan aktifitas magmatiknya.
Gunungapi Kaba termasuk dalam jajaran gunungapi aktif di wilayah Sumatera bagian selatan. Berdasarkan sejarah letusannya (Tabel 1), G.Kaba merupakan gunungapi tipe A. Sumber letusannya berpindah - pindah tempat sehingga diperlukan penelitian geologi gunungapi dan pengamatan visual maupun kegempaan yang cukup intensif untuk mengetahui perkembangan aktifitas magmatiknya.
G. Talang adalah gunungapi strato yang terletak di Kabupaten Solok. Sumatera Barat dengan posisi geografi 0° 58′42.24" Lintang Selatan dan 100° 40' 46.19" Bujur Timur (Gambar 1). Puncak G. Talang mencapai ketinggian 2597 m di atas muka laut.