Untuk mengetahui perubahan situasi danau kawah G. Galunggung. Sebagaimana pembaca ketahui bahwa antara th. 1987 s/d 1988 telah terjadi kemarau yang cukup panjang. Oleh karena itu Kasi PETAPI menganggap perlu melakukan pengukuran kedalaman maupun situasi sekitarnya di gunung ini, guna mengetahui berapa volume air kawah pada saat ini.
Berdasarkan rembukan hasil penelitian seismik dan cara geofisika menunjukkan bahwa sekitar daerah Curah Buntu telah diperkirakan sebagai tempat sumber gempa. Usaha untuk memperoleh gambaran perubahan permukaan diperlukan pengukuran cara levelling di daerah tersebut dengan arah Utara - Selatan dan Barat- Timur, juga pengukuran dry tilt disekitarnya.
Pemetaan daerah bahaya G.wilis dan sekitarnya dilakukan dalam rangka pelaksanaan Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi, pada PELITA V tahun ke 5. Lama pemetaan 1 bulan dari awal Oktober 1992 s/d awal November 1992, dengan menggunakan peta topografi berskala 1 : 50.000 sebagai peta dasar dan 1 : 100.000, edisi U.S.A.M.S. (FE) yang dikompilasi dari Jawa dan Madura pada 1964.
Pada tahun 1978 di sekitar kawah G. Papandayan telah dilakukan pengukuran oleh Sdr. Samud W., Ato Djuhara, dan Agus Karim namun pekerjaan ini tidak berlanjut dikarenakan beberapa hal. Sedangkan untuk membuat peta situasi yang memadai guna menunjang peta daerah bahaya yang dibuat oleh Sdr. P. Kasturian, Samud W., dan A Djadja Sumpena pada tahun 1985, peta situasi ini baru dapat menyajikan kira k…
Semenjak keluarnya lava G. Anyar 1898, G. Lamongan belum menunjukan lagi kegiatan yang menghawatirkan. Dilihat dari sejarah letusan G. Lamongan menunjukan aktivitasnya di puncak serta di lerengnya.
G. Inielika terletak di sebelah Utara kota Bajawa, Kabupaten Ngada, Propinsi NTT. Posisi geografi + 120°58'55" BT dan 8°42'13" LS diambil dari peta U.S.A. letusan terakhir gunung ini tercatat tahun 1905 sedangkan peta situasi yang ada sekarang ini terbuat waktu Belanda masih ada di Indonesia, tercatat tahun 1952, skala 1: 10.000, begitu pula peta topografi 1: 50.000 sampai sekarang belum komp…
Sehubungan dengan akan diadakannya simposium peringatan satu abad meletusnya gunung Krakatau, dan sesuat dengan rencana kerja Bagian Froyok Pemetaan Topografi Gunungapă tahun 1983/1984, maka diadakan pangukuran situasi gunung Anak Krakatau yang baru. Karena pota hasil pengukuran yang lama (1981) telah mengaland perubahan akibat adanya letusan pada tahun 1982. saya ditugaskan Kasi Pemetaan T…
Pada tanggal 17 Juni 1981 dengan SPPD No. 677/P/81 dan 678/P/81 Sdr. Effendi dan saya ditugaskan oleh Kepala Seksi Pemetaan Topografi Sub Dit Pemetaan Gunungapi mengadakan pemetaan topografi puncak Gunung Kerinci di Kabupaten Sungai Penuh Provinsi Jambi selama 25 hari.
Walaupun Gunung Kunyit digolongkan dalam tipe B, tetapi Kasi Pemetaan Topografi menugaskan saya untuk melakukan pengukuran situasi puncak/kawah Gunung Kunyit Kabupaten Sungai Penuh Provinsi Jambi., karena peta yang ada di Perpustakaan iala peta tahun 1925, diperkirakan sekarang telah banyak mengalami perubahan - perubahan.
Pada tanggal 19 September 1981 dengan SPPD.No. 1642/P/81 dan SPFD.No.1643/P/81, Sdr. Effendi dan saya ditugaskan oleh Kepala Seksi Pemetaan Topografi, Sub. Dit. Pemetaan Gunungapi mengadakan pemetaan topografi situasi puncak gunung Serua di pulau Serua yang termasuk wilayah Propinsi Maluku Tengah.