Pada 26, 27 Agustus dan 10 November 1982 gunung Soputan meletus besar, mengakibatkan hujan kerikil (lapili) dan bom besar sekeliling gunung ini, juga hujan pasir dan abu sampai di kota Manado. Kubah lava pada puncak gunung Soputan semuanya habis terlemparkan, sehingga terbentuklah kawah yang curam dan dalam. Dengan demikian jelaslah bahwa puncaknya sangat berubah sekali sehingga kawah tersebut …
Pada 1969 Gunung Iya meletus, letusannya cukup besar, sehingga merombak kawahnya yang semakin lebar dan dalam. Endapan hasil letusan pada lereng Barat tergerus aliran lahar apabila hujan turun. Dengan demikian banyak sekali perobahan topografinya. Baru tahun ini dapat dilaksanakan pemetaan topografinya. Keadaan gunungnya tak begitu tinggi (640 m dpl), hanya pendakian cukup berat.
Pada 1974, terjadi letusan di lereng gunung Batur disertai dengan aliran lava baru. Pada Agustus 1975, aliran lava tersebut telah dipetakan oleh Sdr. Soedarso, sedang kawah- kawah yang menunjukkan keaktipan sama sekali belum dipetakan. Pada Januari 1981 (SPPD No.1902/P/1980 dan 1903/P/80) makalah pemetaan topografi kaldera G. Rinjani (Lombok), Sdr. Effendi dan saya bekerja di kaldera gunung Bat…
Pada tahun 1966 terjadi letusan pada puncak gunung Barujari (G. Tenga), juga terjadi aliran lava baru. Setelah letusan puncak gunung Barujari ini sama sekali belum dipetakan kembali. Kemungkinan besar kawah Barujari mengalami perobahan topografinya, juga pada lereng-lerengnya yang terlanda aliran lava baru. Maka dari itu sesuai dengan rencana kerja Pelita III tahun ke 2, bagian Proyek Pemetaan …
Pemetaan topografi puncak G.Marapi Sumatra yang terbaru dilakukan oleh "Pegawai Dinas Gunung Berapi" pada tahun 1951 (peta pemeriksaan Gunung Merapi Sumatra).
Pada Oktober tahun 1975, S. Hamidi B.Sc ( sekarang Kepala Seksi Penanggulangan Bahaya). A.R. Sumailani dan Sadjiman ( karyawan Subdit Laboratotium G. Api) telah mengadakan penyelidikan ke Gunung Tutung ( G. Peuet Sague). Tim ini mengadakan penyelidikan dan pembuatan peta bagan situasi puncak Gunung Peuet Sague. Pengukuran topografi puncak dilaksanakan dari tanggal 23 September sd 16 November 19…
Pada September 1975 L. Djoharman B.Sc ( sekarang menjabat Kepala Seksi Pemetaan Topografi), berserta Sdr. Basit Suryadi karyawan Sub dit Pengamantan Gunungapi dan saya bulan September 1975 telah mengadakan pemeriksaan G, Seulawah Agam (Kecamatan Seulimeum Kabupaten Aceh Besar).
Pekerjaan ini sebagai lanjutan keempat kalinya dari pekerjaan A.R. Sumailani pada 1982, 1984, dam penulis 1984. Sehubungan dengan kurang tenaga topografiawan, maka dalam melakukan pekerjaan ini penulis dibantu langsung oleh Kepala Seksi Pemetaan Topografi, Penulis bekerja di lapangan selama 72 hari, sedangkan Kepala Seksi Pemetaan Topografi selama 26 hari dengan Sppd no : 1526/P/84 dan 1527/P/84.
Pekerjaan ini sebagai kelanjutan dari pekerjaan Sdr. A.R. Sumailani, pada tahun 1982 - 1984. Pada Juni - Juli 1984 A. Karim dan saya ditugaskan untuk melanjutkannya pekerjaan ini selama 30 hari dengan Sppd No. 615/P/84 dan no. 616/P/84
Pada bulan Desember 1979, dua expert dari Anerika dan boberapa petugas Direktorat Vulkanologi mulai mengadakan penelitian dan pengukuran tilting di sekitar gunung kerapi dan Gunung Kolut. Lokasi-lokasi Benchmark sokitar gunung Kelut tolah dibuat peta topografi olch adr. s. Basyid, sekitar gunung Marapi oleh saya sendiri, juga laporannya telah selesai (Laporan koglatan Seksi Penetaan Topografi s…