Penyelidikan petrokimia gunungapi Rajabasa, Lampung Selatan dilakukan selama 30 hari. Kegiatan penyelidikan ini sesuai dengan rencana kerja Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi tahun anggaran 1999/2000. Daerah penyelidikan tercakup pada peta topografi yang dibuat secara fotogrametri oleh Jawatan Topografi TNI-AD. Analisis kimia mayor batuan produk gunungapi Rajabaa sebanak 14 conto batu…
Kompleks gunungapi Iyang Argapura berdasarkan sejarah erupsinya termasuk gunungapi tipe B (kusumadinata, 1979). Erupsi terakhir yang tercatat adalah pada tahun 1500, yaitu erupsi phreatik yang terjadi di puncak dan meningalkan bekas lubang letusan berdiameter 50-80 meter dengan kedalaman 20-45 meter (van padang, M.N.,1951)
Penelitian Petrologi dan geokimia batuan merupakan salah satu komponen yang tidak bisa dipisahkan dari penelitian gunung api. batuan yang merupakan hasil aktivitas gunung api pada hakekatnya merupakan cermin dari magma yang selama perjalanannya ke permukaan telah melalui berbagai proses kesetimbangan fisik dan kimia.
Sejalan dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir di berbagai bidang, maka dalam hal ini Direktorat Vulkanologi dalam memantau kegiatan gunungapi terus mengembangkan metoda serta teknik baru dari berbagai bidang disiplin ilmu termasuk pemanfaatan teknologi nuklir, yaitu Pemanfaatan Radon untuk Pemantauan Gunungapi.
Penelitian petrokimia Gunungapi Gede adalah untuk mengetahui variasi komposisi kimia, mineralogi dari batuan yang dierupsikan oleh gunung tersebut baik yang dierupsikan dalam waktu sejarah maupun yang tidak tercatat dalam sejarah.