Pemetaan topografi puncak G.Marapi Sumatra yang terbaru dilakukan oleh "Pegawai Dinas Gunung Berapi" pada tahun 1951 (peta pemeriksaan Gunung Merapi Sumatra).
Pada Oktober tahun 1975, S. Hamidi B.Sc ( sekarang Kepala Seksi Penanggulangan Bahaya). A.R. Sumailani dan Sadjiman ( karyawan Subdit Laboratotium G. Api) telah mengadakan penyelidikan ke Gunung Tutung ( G. Peuet Sague). Tim ini mengadakan penyelidikan dan pembuatan peta bagan situasi puncak Gunung Peuet Sague. Pengukuran topografi puncak dilaksanakan dari tanggal 23 September sd 16 November 19…
Pada September 1975 L. Djoharman B.Sc ( sekarang menjabat Kepala Seksi Pemetaan Topografi), berserta Sdr. Basit Suryadi karyawan Sub dit Pengamantan Gunungapi dan saya bulan September 1975 telah mengadakan pemeriksaan G, Seulawah Agam (Kecamatan Seulimeum Kabupaten Aceh Besar).
Pekerjaan ini sebagai lanjutan keempat kalinya dari pekerjaan A.R. Sumailani pada 1982, 1984, dam penulis 1984. Sehubungan dengan kurang tenaga topografiawan, maka dalam melakukan pekerjaan ini penulis dibantu langsung oleh Kepala Seksi Pemetaan Topografi, Penulis bekerja di lapangan selama 72 hari, sedangkan Kepala Seksi Pemetaan Topografi selama 26 hari dengan Sppd no : 1526/P/84 dan 1527/P/84.
Pekerjaan ini sebagai kelanjutan dari pekerjaan Sdr. A.R. Sumailani, pada tahun 1982 - 1984. Pada Juni - Juli 1984 A. Karim dan saya ditugaskan untuk melanjutkannya pekerjaan ini selama 30 hari dengan Sppd No. 615/P/84 dan no. 616/P/84
Pada bulan Desember 1979, dua expert dari Anerika dan boberapa petugas Direktorat Vulkanologi mulai mengadakan penelitian dan pengukuran tilting di sekitar gunung kerapi dan Gunung Kolut. Lokasi-lokasi Benchmark sokitar gunung Kelut tolah dibuat peta topografi olch adr. s. Basyid, sekitar gunung Marapi oleh saya sendiri, juga laporannya telah selesai (Laporan koglatan Seksi Penetaan Topografi s…
Pada 1978 longsoran besar yang masuk ke dalam danau kawah G. Kelut, yang mengakibatkan perobohan topografi dalam kawah dan tebing kawah yang longsor yang berarti robahnya pula isi air dalam danau kawah.
Situasi puncak G.Merapi dipetakan oleh Sdr. Harto pada tahun 1962. Diduga sampai dengan tahun 1979 sudah banyak perobahan - perobahan topografinya , terutama pada kubah lava bagian barat daya puncak yang berarah ke jurang Kali Batang. Dengan adanya perobahan topografi tersebut, maka situasi puncak G.Merapi perlu diukur kembali untuk membuat peta topografi puncak baru.
Dalam melaksanakan pekerjaan ini cukup banyak rintangan. Rintangan - rintangan tersebut diantaranya pekerjaan ini dimulai pada musim hujan. Selain itu, kabut lapangan yang cukup tebal dan hutan - hutannya yang sukar untuk dirintis. Pekerjaan ini tidak dapat dimulai dari VQ IV (puncak G.Merapi), karena K. Boyong ini kalau ditelusuri dari puncak sukar untuk didapatkan lembahnya.
Permukaan air kawah turun pada tgl. 22 April 1978 (Laporan la- Pangan : Pemeriksaan tinggi air danau kawah d. Kelut No. 3). Terjadi pula perobahan topografi pada pantai sebelah utara. Demi ketelitian penghitungan volum kawah G. Kelut, petugas PETAPI ditugaskan mengukur kembali kedalamannya. Petugas petugas itu adalah sebagai berikut 1. Agus Karim (SPPD No. 1165/s/78) 2. Penulis (SEPD No. 116…