Pelaksanaan kegiatan pengumpulan data ditujukan untuk dapat mengikuti perkembangan akhir didalam wilayah Daerah Bahaya dan Waspada sekitar Gunungapi Anak Ranakah. Pendataan diutamakan pada masalah kependudukan, lahan-usaha, jalur sebaran bahaya yang umunya melalui lembah dan sungai serta pelaksanaan pengungsian melalui suatu mekanisme yang relatif aman, mudah, dan benar.
Gunungapi Anak Ranakah adalah gunungapi aktif tipe A, merupakan salah satu kerucut vulkanik muda yang baru saja lahir setelah ratusan ribu tahun terbentuknya kaldera Pocok Leok. Gunungapi ini terletak lebih kurang 12 km sebelah Tengagra RUteng dan termasuk dalam wilayah tingkat II Kabupaten Mangagrai, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Puncak tertingginya kurang lebih 2247,5 meter di atas permukaan …
Gunung Sinabung berbentu strato, secara adminisratif terletak di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara dengan ketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut. PAsca penurunan aktvitas vulkanik G. Sinabung dari Siaga menjadi Waspada pada tanggal 29 September 2013, aktivitas vulkanik cenderung menurun namun dengan fluktuasi. Tanggal 1-2 November 2013 aktivitas G. SInabung terus menerus meningkat …
Penelitian ini dimaksudkan untuk menunjang pelaksanaan kegiatan di Pusat Vulkanologi dan Mitigas Bencana Geologi tahun anggaran 2006 Bidang Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi dengan cara melakukan pemetaan geologi Gunungapi Sibayak di Kabupaten Karo, Propinsi Sumatra Utara. Penelitian geologi yang pernah dilakukan di daerah ini umumnya baru bersifat pendahuluan dan regional, yang dikerjakan …
Gunungapi Tandikat merupakan gunungapi strato, yang muncul pada daerah depresi Singkarak pada jalur sesar besar Sumatera yang berarah baratlaut-tenggara. Gunungapi Tandikat mempunyai beberapa kawah diantaranya adalah kawah A yang mempunyai garis tengah lebih dari 1200 m dimana rim sebelah selatan dan timur laut terputus dan langsung berhubungan dengan dua hulu sungai besar yaitu Sungai Paraman …
Kebijakan otonomi daerah memberikan kewenangan seluas-luasnya kepada daerah untuk mengembangkan daerahnya. Penataan wilayah harus mempertimbangkan sumber daya dan potensi bencananya. Oleh karena itu diperlukan upaya pengurangan risiko bencana. Analisis risiko bencana gunungapi dilakukan untuk mengetahui tingkat risiko suatu objek bencana di dalam kawasan rawan bencana gunungapi. Peta risiko ben…
Komplek Lokon merupakan Gunungapi Tipe A berbentuk strato terdiri dari dua puncak, yaitu G. Lokon dan G. Empung, masing-masing Puncak tertinggi G. Lokon yaitu 1580 m dml, sedangkan pucak G. Empung berketinggian 1340 dml. Pada punggungan (sadel) antara G. Lokon dan G. Empung terdapat kawah Tompaluan (1210 m dml) yang merupakan kawah paling aktif dan pusat vulkanisme Gunungapi Lokon saat ini. Dil…
Kebijakan pemerintah sesuai dengan amanat UU No.26 Tahun 2007, untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumberdaya alam yang dimilikinya dalam penyusunan rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) di kawasan gunungapi harus mempertimbangkan tingkat kerawanan bahaya yang disebabkan oleh letusan gunungapi. Pemanfaatan lahan dan sumberdaya gunungapi berupa kawasan yang menarik untuk wisatawan akan men…
Komplek gunungapi Sirung atau dengan nama lain Pantar Api yang terletak di bagian barat-selatan Pulau Pantar, Kecamatan Pantar Tengah, Kabupaten Alor, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). DI kompleksi ini terdapat beberapa gunungapi baik yang masih aktif maupun yang sudah padam. Yang dikenal dengan gunungapi Sirung saat ini maupun oleh penduduk setempat adalah kawah SIrung yang terletak di dala…
Gunung Banda Api (641 m dpl) merupakan salah satu pulau gunungapi yang menempati kepulauan Banda yang terdiri dari 11 gugusan pulau, terletak di Laut Banda. Wilayah G. Banda Api ini termasuk ke dalam Kecamatan pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Propinsi Maluku. Pulau gunungapi ini dibentuk dari hasil erupsi Gunung Banda Api yang berulang kali, terdiri dari leleran lava dan endapan piroklasti…