G.Kelimutu dan G.Lewotobi termasuk gunungapi aktif di P.Flores. G.Kelimutu tubuhnya dibangun oleh endapan piroklastik hasil len-1 tusan eksplosif dan leleran lava yang efusif, mempunyai struktur berlapis, termasuk kedalam tipe strato. Lerengnya berkembang ke arah timur dan dibagian puncak terdapat 3 buah danau kawah dengan warna air yang berbeda. Luas ketiga danau tersebut kira-kira 1.051.000 m…
Salah satu penanggulangan bencana gunungapi, Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi akan melakukan penyuluhan penduduk di sekitar G.Lereboleng, tetapi untuk tahap sekarang baru berupa pendataan penduduk di dalam daerah bahaya G.Lereboleng, yang kelak dapat digunakan sebagai bahan penyuluhan. Pendataan penduduk dilaksanakan dari tanggal 8 sampai 27 Mei 1992, oleh 3 orang petugas, Su…
Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) sebagai organisasi profesi dalam bidang ilmu kebumian, melalui Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Ke 25 yang diselenggarakan pada tanggal 11 - 12 Desember 1996 di Bandung, dengan tema "Ahli Geologi abad 21 dalam mengelola bumi sebagai sumberdaya dan lingkungan tempat bermukim" menjadi sangat relevan dalam proyeksi tugas ahli geologi menghadapi tantangan permasal…
Pembuatan dokumentasi dan pengumpulan bahan infomasi Gunungapi Kie Besi adalah dimaksudkan sebagai kegiatan untuk pengumpulan data meliputi morfologi gunungapi, geologi gunungapi, kondisi terakhir kawah - kawah di sekitar G.Kie Besi, daerah kawasan rawan bencana dan tata guna lahan dalam upaya mitigasi bencana.
Gunungapi Gamalama yang tingginya + 1715 m dpl merupakan salah satu dari 127 gunungapi aktif tipe-A di Indonesia yang terletak di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Dengan demikian Pulau Ternate yang luasnya Ik. 45 km persegi merupakan suatu pulau gunungapi. Beberapa pematang bukit di puncak menunjukkan perubahan kerucut beserta kawahnya; kerucut Arafat mempunyai kawah yang kini aktif (Kusuma…
G. Dempo merupakan gunungapi aktif tipe A yang letusan atau kegiatan vulkaniknya umumnya melemparkan lumpur (letusan freatik ?), menghancurkan kayu-kayu di daerah puncak dan menimbulkan hujan abu di sekitar gunungapi. Menurut catatan sejarah, letusan atau peningkatan kegiatan vulkanik G. Dempo tercatat sejak tahun 1818 sampai saat ini terjadi lk. 19 kejadian. Derajat bahaya gunungapi erat kait…
Kegiatan pengumpulan data dan informasi ini adalah untuk mengetahui perkembangan jumlah maupun pemukiman penduduk di sekitar G. Ciremai yang merupakan gunungapi aktif dan kegiatannya terus berlanjut.
Sehubungan dengan rencana kerja Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Geologi Gunungapi Direktorat Vulkanologi, dalam PELITA ke V Tahun ke 3, tahun anggaran 1991 - 1992 untuk melakukan pendataan kependudukan dan potensi lahar yang akan datang di G.Kelit Jawa Timur, setelah letusan pada 10 Februari 1990.
Laporan kerja lapangan ini menitikberatkan tentang pengadaan bahan-bahan informasi Gunung Awu untuk penyuluhan Vulkanologi/Gunung api, terutama melakukan kegiatan pengamatan dan pendataan pemukiman serta kependudukannya yang terletak di dalam Daerah Bahaya dan Daerah Waspada Gunung Awu