Kegiatan G. Iya dan G. Ebulobo dipantau secara terus - menerus oleh Sub Direktorat Pengamatan Gunungapi melalui Pos Pengamatan Tetap yang berlokasi di daerah gunungapi tersebut. Pemantauan kegiatan gunungapi selain visual juga pengamatan gempa. Pengamatan gempa untuk G.Iya dengan seismograf PS-2 bersistem telemetri satu komponen vertikal. Sedangkan G.Ebulobo menggunakan seismograf Elektromagnet…
G. Banda Api terletak di Kepulauan Banda, Propinsi Maluku dan juga sebagai pembentuk P. Gunungapi. Pulau yang terbesar di Kepulauan Banda adalah P. Banda Besar (P. Lonthor) yang terletak di bagian timur dari gugusan kepulauan tersebut dan berbentuk bulan sabit. Di dalam bulan sabit ini terletak P. Banda Neira berbentuk memanjang. Didasarkan atas bentuk kedua pulau itu, diperkirakan bahwa pada m…
G.Marapi tipe strato merupakan gunungapi paling aktif di P.Sumatera, dengan tingginya lk. 2891 m dpl. atau Ik. 2000 m dari dataran tinggi Bukittinggi. Secara geografis G.Marapi terletak pada koordinat 0° 22' 47.72" LS dan 100° 28' 16,71" BT (gambar 1 dan foto 2). Kegiatan gunungapi ini diamati terus-menerus baik visual, pemeriksaan kawah/puncak, maupun kegempaan. Secara visual diamati dari d…
Untuk memantau kegiatan Gunung Kerinci secara kontinyu, dilakukan dengan cara visual maupun dengan pemantauan kegempaan menggunakan seismograf dari Pos Pengamatan gunungapi Kerinci di Desa Kersik Tua - Sungaipenuh (Foto-1). Hasil dari pemantauan tersebut selanjutnya setiap hari di laporkan ke Direktorat Vulkanologi di Bandung melalui SSB.
Gunung Dempo terletak di daerah Kecamatan Pagar Alam, Kabupaten Lahat, Propinsi Sumatra Selatan. Pada posisi geografi 4°02' Lintang Selatan, 103° 08′ Bujur Timur. Gunung Dempo adalah gunung tertinggi di Propinsi Sumatra Selatan (3173 meter dari permukaan laut) yang merupakan gunungapi strato tipe A (klasifikasi Direktorat Vulkano- logi Bandung, 1979) dalam jajaran busur vulkanik Bukit Barisan.
Melakukan pendataan dan interprestasi kegiatan seismik hasil rekaman pesawat-pesawat seismograf di Gunung Merapi dari bulan Oktober 1985 sampai dengan bulan April 1986.
Sejak 21 Januari sampai dengan 19 Februari 1985, Koordinator Tim Pelayanan Teknik telah melakukan pengamatan seismik temporer terhadap G. Galunggung. Pengamatan dilakukan dari lereng bagian Timur Laut G. Galunggung. Lokasi seismograf berada di desa Teja Kalapa, lk. 5,5 km dari pusat kegiatan/kawah.
Maksud dari kegiatan ini adalah melakukan leveling pada sejumlah titik ukur (Bench Mark) yang terpasang di G. Kelud. Tujuannya adalah untuk mengetahui deformasi yang terjadi pada tubuh gunungapi tersebut dengan cara membandingkan data hasil pengukuran yang telah dilakukan sebelumnya.
Pemantauan deformasi dengan menggunakan metoda ungkit (tilt method) sudah lebih dua tahun dilakukan di G.Slamet, dan merupakan pendukung metoda seismik yang sudah tetap dilakukan di G.Slamet, dan merupakan pendukung metoda seismik yang sudah tetap dilakukan untuk maksud memprediksi suatu erupsi atau mengamati aktivitas G.Slamet.
Pemantauan kegiatan suatu gunungapi dengan metoda seismik merupakan suatu metoda geofisika dasar yang sangat penting. Mengingat peralatan telemetri radio buatan luar negeri (misalnya Kinemetrics dan Sprengnether) mahal, sedangkan Direktorat Vulkanologi banyak memiliki transducer buatan Hosaka type MTD (H atau V) yang belum dimanfaatkan sepenuhnya, maka perlu dicari suatu solusi yang lebih murah…