G. Sibayak atau disebut juga G. Rangkap Sibayak mempunyai ketingian 2.094 m dpl. Gunungapi Sibayak termasuk salah satu gunungapi aktif tipe B, artinya gunungapi ini tidak memperlihatkan aktivitas magmatiknya sejak tahun 1600 sampai sekarang dan gunungapi ini mempunyai tipe Statro (berlapis). Meskipun G. Sibayak sudah tidak memperlihatkan aktivitasnya tetapi merupakan daerah wisata yang sering d…
Indonesia merupakan negara kepulauan yang dilintasi oleh jalur pegunungan yang memanjang dari bagian barat sampai bagian timur. Propinsi Sulawesi Utara, salah satu dari wilayah di Indonesia yang mempunyai gunung api aktif, yaitu G. Soputan yang terdapat di wilayah Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara merupakan salah satu gunungapi yang perlu dipantau aktifitasnya. Berdasarkan data, sejara…
G. Gede (2958 m dpl) merupakan gunungapi aktif, terletak di wilayah Kabupaten Cianjur, Sukabumi dan Bogor, Propinsi Jawa Barat. Di sekeliling G. Gede ini terdapat objek-objek penting meliputi kawasan pemukiman, lahan pertanian, wisata, industri dan objek lain yang berpotensi terancam bahaya erupsi Gunung Gede.
Komplek Pegunungan Dieng terdiri dari dua gunungapi tipe A, yaitu G. Butak Petarangan dan G. Dieng. G. Butak Petarangan merupakan gunungapi strtao dengan ketinggian 2222 meter, kawahnya dikenal dengan nama Kawah Telaga Dringgo dan lapangan fumarolanya Condrodimuko, sedangkan G. Dieng merupakan pegunungan yang memiliki banyak kerucut dan banyak lapangan fumarolanya.
G. Sundoro (3145m dpl) merupakan salah satu gunung api strato Tipe A yang termasuk dalam dua wilayah administratif yaitu Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Wonosobo, Propinsi Jawa Tengah. Menurut catatan, kegiatan erupsi G. Sundoro yang pertama kali tahun 1806 walaupun masih disangsikan kebenarannya, tahun 1818 menurut Junghuhn terjadi letusan abu yang menyebar hingga di pantai Pekalongan.