Gunung Semeru yang memiliki tipe strato dengan kubah lava. Diantara gunungapi yang terletak di Pulau Jawa, G. Semeru memiliki puncak tertinggi yang disebut sebagai puncak Mahameru dengan ketinggian 2676 meter di atas permukaan laut (dpl). Dianatra gunungapi aktif di Indonesia, G. Semeru terkenal dengan sebutan gunungapi yang tidak pernah istirahat. Aktivitas G. Semeru saat ini terdapat di Kawah…
Gunungapi Krakatau merupakan gunungapi yang terletak di Selat Sunda, berada dalam wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung dengan elevasi 338 m. Gunung Krakatau terdapat dalam Pulau Krakatau yang merupakan suatu komplek kepulauan yang terdiri dari empat pulau kecil yaitu, Pulau Rakata, Sertung, Panjang dan Krakatau. Karakter erupsi dari G. Krakatau adalah erupsi freatik dan magmatik …
Gunungapi Kaba dengan puncak tertinggi 1936 m dpl merupakan gunungapi yang cukup aktif dengan ciri pusat erupsi yang berpindah-pindah. Terdapat lebih dari 6 lokasi bekas letusan atau kawah yang terbentuk sejak tahun 1833. Erupsi Gunungapi Kaba pada umumnya bersifat eksplosif yang berkelanjutan atau berselingan dengan leleran lava pijar. Gunungapi ini terletak pada jalur Sesar Semangko sehingga …
Gunungapi Galunggung merupakan gunungapi aktif yang memiliki danau kawah di puncak, berdiameter 1000m dengan kedalaman 11 m dan mempunyai volume air lebih kurang 650 m3. Di dalam kawah ini terdapat kerucut sinder setinggi 30 m dari dasar kawah dan kaki kerucut berukuran 250x165 meter yang terbentuk selama periode erupsi 1982-1983. Erupsi G. Galunggung yang tercatat dalam sejarah adalah berupa l…
Aktifitas Pegunungan Dieng mempunyai sejarah yang oanjang. Berdasarkan staratigrafinya perkembangan vulkanisme G. Dieng dibagi menjadi tiga episode kegiatan vulkanisme. Dari ke tiga episode kegiatan vulkanisme tersebut pada saat ini telah terbentuk banyak kawah serta lapangan solfatara dan fumarola di arek komplek G. Dieng. Beberapa dari kawah masih aktif seperti kawah Sileri, Sikidang, dan Con…
Gunungapi Gede merupakan gunungapi katif yang terletak di wilayah Kabupaten Cianjur, Bogor, dan Sukabumi. Berdasarkan penelitian tahap I diketahui bahwa kegempaan G. Gede relatif rendah, walaupun demikian swarm gempa vulkanik yang ditandai dengan peningkatan jumlah gempa VT secara tiba-tiba masih terjadi dalam perioda 2-4 tahun sekali. Peningkatan kegempaan tersebut terjadi terakhir kali pada F…
Gunungapi Kaba dengan puncak tertinggi 1936 m dpl merupakan gunungapi yang cukup aktif dengan ciri pusat erupsi yang berpindah-pindah. Terdapat lebih dari 6 lokasi bekas letusan atau kawah yang terbentuk sejak tahun 1883. Erupsi Gunungapi Kaba pada umumnya bersifat eksplosif yang berkelanjutan atau berselingan dengan leleran lava pijar. Aktifitas G. Kaba di monitor secara menerus dari Pos PGA d…
Komplek Lokon terdiri dari dua puncak, yaitu G. Lokon dan G. Empung. Puncak tertinggia G. Lokon yaitu 1580 m dml, disini terdapat triangulasi P112, sedangkan puncak G. Empung berketingggian 1340 dml. Pada punggungan (sadel) antara G. Lokon dan G. Empung terdapat kawah Tompaluan (1210 m dml) yang merupakan kawah paling aktif saat ini. Berdasarkan statistik, G. Lokon meletus setiap antara 1-5 tah…
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi bertanggung jawab untuk melakukan pengamatan, pemantauan terhadap 129 gunungapi aktif di Indonesia melalui satu jaringan 68 pos pengamatan gunungapi guna menekan terjadinya jiwa dan harta benda seminimal mungkin. Propinsi Nusatenggara Timur merupakan daerah kepulauan yang paling kaya akan gunungapi aktif.
Gunungapi Galunggung (G. Galunggung) merupakan gunungapi aktif yang memiliki danau kawah di puncak, berdiamter 1000 m dengan kedalaman 11 m dan mempunyai volume air lebih kurang 750 m3. Di dalam kawah ini terdapat kerucut sinder setinggi 30 m dari dasar kawah dan kaki kerucut berukuran 250 x 165 meter yang terbentuk selama periode erupsi 1982-1983.