Panasbumi merupakan salah satu energi alternatif, yang dapat digunakan sebagai pengganti energi konvensional. seperti minyak bumi, gas dan batubara. Penyelidikan di bidang Panasbumi akan berguna sekali dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya alam, untuk dapat digunakan semaksimal mungkin dalam memenuhi kebutuhan akan energi baik dimasa kini dan dimasa yang akan datang.
Surat perintah No. 3670/S/1976 tertanggal 30 Desember 1976 menitik beratkan untuk melakukan pengukuran dan pemeriksaan Anak Krakatau atau Gunung Sunter (Kusumadinata 1973).
Untuk pengukuran deformasi ada beberapa macam metoda yang bisa digunakan yaitu diantaranya dengan cara EDM, dry tilt, level-ling dan watertube.
Berdasarkan SPPD No. 1340/P/85 penulis beserta L. Djorahman B.Sc. dan Sdr. M.S.L. Tobing ditugaskan ke Gunung Tangkubanperahu untuk mengadakan pengukuran deformasi dengan cara dry tilt, pelaksanaan pengukuran ini ada kaitannya dengan sedikit meningkatnya kegiatan sismik.
Sesuai dengan laporan tahunan Direktorat Volkanologi tugas dan fungsi sebagaimana tercantum dalam pembagian pekerjaan bahwa Proyek Pemetaan Geologi Gunungapi terbagi 4 seksi diantaranya termasuk Seksi Pemetaan Topografi/Deformasi. Untuk pengukuran deformasi selain membuat peta deformasi juga menghasilkan angka - angka untuk dibuat diagram dan profil yang menunjukkan sebagai pendugaan atau ramal…
Di sekitar G. Merapi dipasang 6 stasiun/lokasi di sekitar 4 buah lokasi, sebelah timur 1 lokasi dan sebelah selatan 1 lokasi, jarak dari puncak minimal 2,5 km dan maksimum 6 km. Sedangkan untuk memonitor G. Kelut dengan metode Dry Tilting telah dipasang sebanyak 7 stasiun yang dipasang di lereng sebelah utara dan barat dengan jarak min 1/2 km dan max 7km dari puncak.
Pada tanggal 5 April 1982 G.Galunggung meletus maka Direktorat Vulkanologi dengan segala daya upaya serta kemampuan yang ada dikerahkan untuk memonitor kegiatan selanjutnya oleh para ahli Indonesia maupun luar negri.
Disekitar G.Merapi telah dipasang 8 (delapan) petak dan jalur lokasi -lokasi Benchmark masing - masing : di Selo, Krinjing, Babadan, Plangan, Maron, Ngrancah, Sidorejo (Deles) dan Gumuk Petung.
Hingga akhir Mei 1981 disekitar G.Kelut telah dipasang enam petak lokasi Benchmark masing - masing : di Mangli, Sumber Petung, Margomulyo, Bambingan, Gajahmungkur, dan G.Pedot, dimana empat petak lokasi Benchmark yang disebut dari pertama dibuat sejak Desember 1979, sedang dua petak Benchmark yang terakhir dibuat bulan Februari 1981.
Sesuai dengan Surat Direktur Direktorat Vulkanologi tertanggal 5 April 1980 yang juga ada kaitannya dengan rencana Kerja Bagian Proyek Pemetaan Topografi dalam anggaran tahun 1980/1981 dan menurut pengarahan Ka Sub Dit. Pengolahan Data yang ditunjuk oleh Pimpinan Proyek Pemetaan Geologi Gn. Api untuk mengkoordinasi yang ada sangkut paut dengan tilt.