Penyelidikan ini dimaksudkan untuk mengetahui dan menetukan komposisi kimia gas yang dilepaskan dari lubang vulkanik kedua gunungapi tersebut, yang secara langsung atau tak langsung merupakan pencerminan dari kandungan unsur - unsur volatil yang dilepaskan magma.
Tujuan penyelidikan kimia gas dan air terhadap suatu gunungapi adalah mengumpulkan data kimia gas dan air yang diharapkan melalui pengumpulan data secara periodik dapat membantu data - data lain terhadap gunungapi dalam membuat prakiraan tingkat kegiatan suatu gunungapi.
Tulisan ini dibuat sebagai laporan perkembangan kegiatan penelitian Seksi Petrokimia dan Gas dari Sub Dit Analisa Gunung api yang dilaksanakan di Gunung api Ambang, Kabupaten Kotamobagu, Sulawesi Utara, mulai tanggal 13 Juni 1997 sampai dengan 8 Juli 1997. Kegiatan penelitian dilakukan sesuai dengan rencana kerja Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunung api Tahun Anggaran 1997/1998.
G. Gamalama (+1715 m dpl) merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Indonesia. Gunungapi ini dikenal juga sebagai Piek van Ternate, merupakan pulau gunungapi yang hampir berbentuk lingkaran dengan jari-jari 5,8 km, luas lk. 105 km² dengan nama Pulau Ternate (Gb. 1). Kota Ternate yang merupakan ibukota Kabupaten Maluku Utara, Propinsi Maluku, terletak di kaki tenggara G. Gamalama. Berdasar…