Pada tanggal 18 September 1999 telah terjadi gempa tektonik yang melanda sebagian daerah Sumatera Selatan. Kekuatan gempa ini yang dirasakan oleh pengamat di Pos PGA G. Dempo di Pagar Alam antara IV hingga V skala MMI, mengakibatkan kerusakan pada beberapa bangunan rumah dan kantor pemerintahan di Kecamatan Dempo Selatan, Kabupaten Lahat Sumatera Selatan.
Gunungapi Dempo terletak di Propinsi Sumatra Selatan mencakup wilayah Kecamatan Pagar Alam, Jerai, Muara Pinang dan Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat. Hanya sebagian kecil yang termasuk ke dalam wilayah Propinsi Bengkulu yaitu yang terletak di dalam wilayah Kabupaten Muna. Secara geografi Gunungapi Dempo terletak pada garis 04° 02' Lintang Selatan dan 103° 08' Bujur Timur.
Gunung Dempo merupakan gunungapi tertinggi di Provinsi Sumatera Selatan. Gunung ini termasuk dalam wilayah Kecamatan Pagaralam, Jerai, Muaropinang dan Tanjungsakti Kabupaten Lahat, Prov. Sumatera Selatan, hanya sebagian kecil yang terletak di dalam wilayah Kabupaten Muna, Bengkulu. Secara visual dan kegempaan, kegiatan vulkanik G.Dempo pada bulan Juni/Juli 1997 berada dalam keadaan AKTIF NORMAL.
Atas instruksi Kepala Kantor Wilayah Departemen Pertambangan dan Energi Provinsi Sumatera Selatan, penulis pada tanggal 22 - 23 September 1999 yang lalu telah melakukan pengamatan singkat bencana alam gempa bumi Dempo tanggal 18 September 1999, yakni di wilayah Kecamatan Dempo Selatan, Kotif Pagar Alam.
Dalam usaha menyadarkan penduduk mengenai bencana, khususnya mereka yang bermukim di sekitar G. Dempo, di dalam wilayah Kota Administratip Pagar Alam, Daerah Tk. II Kabupaten Lahat, perlu dilakukan penyuluhan mengenai bencana yang mungkin ditimbulkan oleh letusan gunungapi di wilayah mereka tersebut, selain itu diinformasikan pula manfaatnya. kar dalam Penyuluhan yang diberikan kali ini merupak…
G. Dempo merupakan gunungapi aktif tipe A yang letusan atau kegiatan vulkaniknya umumnya melemparkan lumpur (letusan freatik ?), menghancurkan kayu-kayu di daerah puncak dan menimbulkan hujan abu di sekitar gunungapi. Menurut catatan sejarah, letusan atau peningkatan kegiatan vulkanik G. Dempo tercatat sejak tahun 1818 sampai saat ini terjadi lk. 19 kejadian. Derajat bahaya gunungapi erat kait…
Gunung Dempo merupakan gunung Kembar dengan gunung Merapi. Menurut sejarah letusannya gunung Dempo menunjukkan kegiatan terakhirnya pada 2 Oktober 1974. Kegiatan tersebut hanya merupakan letusan kecil yang menimbulkan hujan abu dan pasir bercampur belerang, tidak terdapat kerusakan yang berat dan tidak ada korban jiwa. Sejak itu gunung Dempo tetap aktif dalam keadaan normal.
Dari hasil penyuluhan ini diharapkan masyarakat Pagar Alam dan sekitarnya dapat memahami tentang bahaya letusan G. Dempo di masa yang akan datang. Adapun materi penyuluhan G. Dempo dititikberatkan di daerah bahaya dan waspada. Dengan berbagai cara Direktorat Vulkanologi mengupayakan agar penduduk dapat memilih tempat bermukim di daerah yang relatif aman dan menghindari daerah rawan bahaya. Hal…
Gunungapi Dempo merupakan salah satu gunungapi aktif di Indonesia dari sejumlah 78 gunungapi yang ada. Secara administrasi termasuk dalam wilayah Kecamatan Tanjung Sakti, Kecamatan Jarai, Kecamatan Muara Pinang, Kecamatan Pagar Aalam dan Kecamatan Pendopo dan secara geografis terle- tak pada koordinat 04° 02" Lintang Selatan dan 103° 08" Bujur Timur.