Sejak tahun 1988-1999 Gunungapi Anak Krakatau yang terletak di tengah-tengah Selat Sunda sudah sering mengalami letusan, letusan terakhir terjadi tahun 1999. Letusan terakhir ini dimulai tanggal 5 Februari 1999 jam 16.15 WIB, letusan diikuti oleh kepulan asap putih kelabu mencapai ketinggian 1000 m dari puncak dan disertai suara dentuman (air shock) yang cukup dahsyat. Dentuman ini sempat memec…
G.Marapi tipe strato merupakan gunungapi paling aktif di P.Sumatera, dengan tingginya lk. 2891 m dpl. atau Ik. 2000 m dari dataran tinggi Bukittinggi. Secara geografis G.Marapi terletak pada koordinat 0° 22' 47.72" LS dan 100° 28' 16,71" BT (gambar 1 dan foto 2). Kegiatan gunungapi ini diamati terus-menerus baik visual, pemeriksaan kawah/puncak, maupun kegempaan. Secara visual diamati dari d…
Gunungapi Anak Krakatau merupakan gunungapi aktif yang mempunyai intensitas pertumbuhan cukup tinggi. Gunungapi ini terletak di tengah Selat Sunda (Gambar 1) dan terletak di dalam satu garis daerah lemah antara P. Panaitan, Krakatau, Sebesi, dan G. Rajabasa. Pulau-pulau ini terbentuk akibat kegiatan vulkanik.
Secara visual dan kegempaan, kegiatan vulkanik G.Kerinci pada bulan Juni 1997 berada dalam keadaan AKTIF NORMAL. Hasil pengamatan kawah puncak menunjukkan adanya perubahan pada bibir kawah, yang semakin melebar dibandingkan hasil pengamatan sebelumnya. Pelebaran ini mungkin di akibatkan oleh terjadinya peningkatan kegiatan berupa letusan abu pada bulan Mei 1997.
Gunung Dempo merupakan gunungapi tertinggi di Provinsi Sumatera Selatan. Gunung ini termasuk dalam wilayah Kecamatan Pagaralam, Jerai, Muaropinang dan Tanjungsakti Kabupaten Lahat, Prov. Sumatera Selatan, hanya sebagian kecil yang terletak di dalam wilayah Kabupaten Muna, Bengkulu. Secara visual dan kegempaan, kegiatan vulkanik G.Dempo pada bulan Juni/Juli 1997 berada dalam keadaan AKTIF NORMAL.
Untuk memantau kegiatan Gunung Kerinci secara kontinyu, dilakukan dengan cara visual maupun dengan pemantauan kegempaan menggunakan seismograf dari Pos Pengamatan gunungapi Kerinci di Desa Kersik Tua - Sungaipenuh (Foto-1). Hasil dari pemantauan tersebut selanjutnya setiap hari di laporkan ke Direktorat Vulkanologi di Bandung melalui SSB.
Letusan G. Galunggung dapat mengakibatkan bahaya primer yakni bahaya langsung pada waktu letusan terjadi dan bahaya sekunder yakni bahaya sebagai akibat setelah letusan.
Gunung Merapi mempunyai ketinggian 2.911 m terletak di dua Propinsi, yaitu Jawa Tengah dan Daerah istimewa Yogyakarta.
G. Merapi (2911 m) yang terletak di dalam wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu gunungapi yang sangat aktif di Indonesia. Kepadatan penduduk di sekitarnya menyebabkan nilai bahayanya menjadi relatif sangat tinggi.
Evaluasi lahar ini disusun sebagai kelanjutan hasil pertemuan unsur SATKORLAK PBA Tingkat I Jawa Barat yang diadakan hari Selasa tanggal 9 Agustus 1983 di Ruang Sidang Gedung Sate, Jln. Diponegoro 22, Bandung. Pada waktu itu penulis ditunjuk mewakili Direktur Direktorat Vulkanologi. Materi tulisan ini pada dasarnya telah diungkapkan dalam pertemuan tersebut, namun beberapa informasi ditambahkan…