Bur Ni Telong dalam bahasa Gayo berarti Gunung Terbakar gunungapi ini berketinggian kurang lebih 2.624 m dpl adalah gunungapi tipe strato, memiliki lima buah kawah, yaitu: Kawah A, B, C, D, dan E, kesemuanya berada di puncak. PAda tahun 1972, Purwosudarso mengamati bentuk dan lereng G. Bur Ni Telong yang tidak beraturan, dari jauh nampak bergerigi. Kenampangan tersebut menandakan bahwa di masa …
Maksud dan tujuannya yaitu merekam semua perkembangan di dalam kawasan rawan bencana G.Bur Ni Telong, sistem pemantauan kegiatan vulkanik dan kesiapan pemerintah setempat termasuk masyarakatnya dalam menghadapi kemungkinan terjadinya letusan G. Bur Ni telong - Aceh.
Pengumpulan bahan informasi dilakukan dengan maksud untuk mengetahui perkembangan jumlah penduduk pada waktu ini di dalam Daerah Bahaya dan Daerah Wapada G.Bur Ni Telong. Bahan informasi tersebut diperlukan sebagai bahan informasi atau penyuluhan bagi penduduk yang berada di dalam daerah rawan bencana.