Gunungapi Ebulobo merupakan salah satu dari 17 gunungapi aktif tipe A yang ada di wilayah Nusa Tenggara Timur. Gunungapi Ebulobo tumbuh pada zona depresi dalam suatu komplek gunungapi tua. Bentuknya strato dengan ketinggian puncak 2123 meter di atas permukaan laut atau 1610 meter di atas dataran Boawae. Gunungapi ini memiliki paling sedikit 8 buah titik letusan dan 3 sumbat lava.
Untuk merealisasikan rencana Seksi Topografi Sub.Dit Pemetaan Gunungapi. Maksud dari penugasan ini ialah untuk melakukan Pemetaan Situasi Puncak/Kawah G. Ebulobo di P. Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur, Waktu yang diberikan untuk pekerjaan ini selama 25 hari. Tujuannya untuk mendapaytkan/membuat Peta Situasi Topografi Puncak/Kawah G. Ebulobo yang baru, karena sejak tahun 1952 sampai saat ini …
G. Ebulobo merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A yang ebrada di wilayah Kabupaten Halmahera Utara, Halmahera, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Dalam usaha mitigas bencana erupsi G. Ebulobo diantaranya adalah dengan melakukan Pemetaan Kawasan Rawan Bencana (KRB) F. Ebulobo. Berdasarkan frekuensi letusannya, G. Ebulobo termauk gunungapi yang tidak sering meletus.
G. Ebulobo dengan ketinggian puncak kurang lebih 2149 m dari muka laut termasuk gunungapi Tipe A. Sepanjang kegiatannya, sudah 7 kali mengadakan erupsi yaitu tahun 1830, 1888, 1910, 1924, 1938, 1941, 1947 dan 1961. Aktivitas vulkanik pada bulan Maret 1961, dari puncak terlihat asap kehitam-hitaman disertai guguran api. Guguran lava pijar berasap sering tampak meluncur disertai suara kemuruh di …
Berdasarkan SPPD No. 484/P/1981 dan No. 491/2/1981 tanggal 29 Mei 1981, untuk Sdr. Djafar Wa'a yang berkedudu-kan di Pos Pengamatan G.Iya Ende. Bersama-sama ditugaskan untuk mengadakan pemeriksaan kegiatan G. Ebulobo di kecamatan Boawae dan G. Inerie di kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada Propinsi Nusatenggara Timur. Penulis sebelum mengadakan pemeriksaan ke kedua gunung tersebut, terlebih dahulu …
Mengingat G. Elubolo masih aktif, kurun waktu istirahatnya lebih kurang 40 tahun, dan dalam beberapa tahun terakhir ini belum pernah dilaksanakan pembuatan dokumentasi gunung tersebut. Sedangkan pertumbuhkan penduduk di sekitar daerah bahaya maupun daerah waspada sangat cepat, yang akibatnya menambah perluasan wilayah pemukiman semakin pesat.
G. Ebulolo terletak di Flores Tengah, di Kabupaten Ngada, Kecamatan Bowae dan Maupongo. Sepanjang, kegiatannya G. Ebulobo tercatat sudah berulang kali mengadakan erupsi. Letusan besar pertama kali yang tercatat adalah pada th. 1830 yang mengakibatkan terbentuknya lava hitam Watu Kelli, sebelah utara G. Ebulobo. Periode letusa G. Ebulobo sangat bervariasi dengan selang letusan terpanjang adalah …
Pos pengawasan Gn. Ebulobo terletak di lereng sebelah Barat, di Kampung Ekowolo, Desa Leguderu, Kecamatan Buawae, Kabupaten Ngada Flores Barat. Pos pengawasan ini merupakan bangunan darurat dengan ukuran 7 X 6,5 m, dan tidak termasuk bangunan dapur ukuran 5,5 X 5 m, dibangun dalam tahun 1974.
Kegiatan pengumpulan bahan informasi G. Ebulobo ini dilakukan dari tanggal 24 Mei 1998 sampai dengan 5 Juni 1998. Pengadaan bahan informasi yang meliputi pengamatan dan pendataan kependudukan di dalam Daerah Bahaya (Kawasan Rawan Bencana II) dan Daerah Waspada (Kawasan Rawan Bencana I) G. Ebulobo dan sekitarnya, dengan cara melakukan pendataan/pengecekan langsung ke lapangan.
Dalam tahun anggaran 1993/1994 Direktorat Vulkanologi, Sub Dit Pemetaan Geologi Gunungapi Seksi Penginderaan Jauh telah melaksanakan pemetaan geologi Gn.Ebulobo, Flores Tengah, NTT berdasarkan pada hasil penafsiran potret udara. Maksud dari pemetaan adalah untuk membuat peta geologi berdasarkan hasil tafsiran potret udara. Tujuannya untuk menunjang pembuatan peta geologi terinci serta pelaksana…