Gunungapi Iya yang terletak di kabupaten ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu gunungapi paling selatan di Pulau Flores, dan termasuk bagian dari jalur vulkanik Banda. Gunungapi Iya adalah bagian dari deretan gunungapi kompleks Iya, yaitu G. Meja, G. Roja, dan G. Iya itu sendiri. Kaki bagian utara dari G. IYa berjarak 1 km dari tepi selatan kota Ende.
Kebijakan pemerintah sesuai dengan amanat UU No.26 Tahun 2007, pemanfaatan lahan dalam penyusunan rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) di kawasan gunungapi harus mempertimbangkan tingkat kerawanan bahaya yang disebabkan oleh letusan gunungapi. Daerah yang berpotensi untuk wisata adalah tempat-tempat yang menarik dan indah pemandangannya.
Keberadaan gunungapi aktif di Indonesia kegiatannya selalu dipantau secara terus menerus, dengan menggunakan beberapa metoda. Selama ini pengamatan gunungapi menggunakan metoda visual serta kegempaan, juga ada beberapa gunungapi ditambah dengan menggunakan sistim ARGOD (satelit) dengan metoda kegempaan atau deformasi, diantaranya adalah G. Iya.
G. Iya dipantau/diamati secara menerus dari Pos Pengamatan Gunungapi, yang terdapat 5 km sebelah utara G. Iya, tepatnya di Jalan Ikan Paus, Ende. Pengamatan dilakukan baik secara visual maupun kegempaan. Pengamatan kegempaan dilakukan dengan seperangkat seismograf model PS-2 bersistem telemetri.
Kegiatan G. Iya dan G. Ebulobo dipantau secara terus - menerus oleh Sub Direktorat Pengamatan Gunungapi melalui Pos Pengamatan Tetap yang berlokasi di daerah gunungapi tersebut. Pemantauan kegiatan gunungapi selain visual juga pengamatan gempa. Pengamatan gempa untuk G.Iya dengan seismograf PS-2 bersistem telemetri satu komponen vertikal. Sedangkan G.Ebulobo menggunakan seismograf Elektromagnet…
Pemetaan geologi foto daerah G. Iyang-Argopuro dan sekitarnya dimaksudkan untuk menentukan gambaran secara umum tentang keadaan geologi yang berkembang di daerah tersebut, terutama mengenai morfologi, stratigrafi, struktur geologi dan evolusi maupun sejarah geologinya.