Gunungapi RInjani merupakan gunungapi kedua tertinggi di Indonesia yang terletak di pulau Lombok bagian utara, dengan ketinggian 3726 mdpl. Kerucut Rinjani yang menjulang tinggi dan terjal dibangun oleh batu-batuan lepas piroklastik dan leleran lavan andesitik sampai basaltis. Kawah pusat yang terdapat di puncak, memiliki kedalaman 300 m dengan beberapa tembusan fumarola.
Gunungapi Sirung merupakan satu satunya gunungapi aktif yang terletak di bagian barat P. Pantar. Pusat kegiatan vulkanik G. Sirung saat ini terletak di dalam kaldera Sirung yang dikelilingi oleh bekas kerucut-kerucut gunungapi seperti G. Sirung (862 m dpl), G. Topaki (1318 dpl), G. Anunggolak (794 m dpl), G. Sombutang (748 m dpl) dan G. Tomayang (742 m dpl).
Gunungapi Kelud merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A, berbentuk strato, secara administratif terletak dalam tiga wilayah Kabupate yaitu Kediri, Blitas, Malang, propinsi Jawa Timur. Dalam catatan sejarah, G. Klud sampai abad ke 20 tela mengalami erupsi sebanyak 7 kali, Yaitu pada tahun 1901, 1919, 1951, 1966, 1990, 2007 dan 2014.
Gunungapi Kelud merupakan gunungapi aktif tipe A, berbentuk strato, secara administratif terletak dalam tiga wilayah Kabupaten yaitu Kediri, Blitar, dan Malang, Propinsi Jawa Timur. Secara geografis gunungapi Kelud berada pada ketinggian 1731 meter diatas permukaan laut. Peningkatan aktivitas gunungapi Kelud 2014 ditandai dengan meningkatnya jumlah gempa dan suhu air kawah sejah 2014.
Ciremai merupakan gunungapi Kaurter aktif dan memiliki sejarah letusan yang tercatata sejak tahun 1698. Secara administratif berada di Provinsi Jawa Barat, mencakup kabupaten Cirebon, Kuningan dan Majalengka. Erupsi G. Ciremai tercatat terakhir kali terjadi tahun 1937 dengan selang waktu istirahat terpendek 3 tahun dan terpanjang 112 tahun. Tiga erupsi 1772, 1775 dan 1805.
Ciremai merupakan gunungapi Kuarter aktid dan memiliki sejarah letusan yang tercatat sejak tahun 1698. Secara umum di bawah mikroskop batuan G., Ciremai menunjukkan tekstur porfiritik yang kuat, dengan fenokris plagioklas yang mendominasi, serta klinopiroksen yang kaya Ca, ortopirokse, olivin, titanomagenetit dan hornblenda (CA-amfibol). Dari hasil penelitian terdahulu diketahui bahwa mayoritas…
Ciremai merupakan gunungapi Kuarter aktif dan memiliki sejarah letusan yang tercatata sejak tahun 1698. Secara administratif berada di Provinsi Jawa Barat, mencakup Kabupaten Cirebon, Kuningan dan Majalengka. Erupsi G. Ciremai tercatat terakhir kali terjadi tahun 1937 dengan selang waktu istirahat terpendek 3 tahun dan terpanjang 112 tahun. Tiga erupsi 1772, 1775 dan 1805 terjadi di kawah pusat…
Gunungapi Guntur adalah nama sebuah puncak dari suatu kelompok gunungapi yang disebut dengan Kompleks Gunungapi Guntur. Kompleks ini terdiri atas beberapa kerucut, yaitu G. Masigit (2249m) yang merupakan kerucut tertinggi. Ke arah tenggara dari G. Masigit terdapat kerucut G. Parukuyan (2135m), G. kabuyutan (2048) dan G. Guntur.
Gunungapi Salak merupakan gunungapi Strato, berbentuk kerucut terpancung yang dibangun oleh pergantian antara pelapisan leleran/aliran lava dengan bahan lepas piroklastik. Bentuk kerucut yang tidak teratur adalah akibat dari perpindahan pusat erupsinya. G. Salak memiliki dua buah dinding kawah berbentuk tapal kuda yang mengarah ke baratdaya dan utara-timurlaut.