G. Bromo yang tingginya 2329 m, terletak di desa Ngadisari Kec. Sukapura Kab. Probolinggo, Jawa Timur pada posisi geografi-7°56,5 Lintang selatan dan 112°, 57 Bujur timur adalah suatu gunungapi aktif. Gunungapi ini berada di daratan "laut pasir dengan jari-jari lk. 4 km yang terletak di dalam Kaldera Tengger yang berukuran Barat-Timur lk. 10 km dan Utara-Selatan 1k. 9 km. Gunungapi tersebut m…
Maksud dan tujuannya yakni bahwa kami ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan pengykuran suhu Ranu - Ranu di sekitar Gunung Lamongan serta pengamatan visual dan pengukuran suhu solfatara Gunung Bromo untuk mendapatkan data kegiatan Gunung Bromo dibandingkan dengan sebelumnya.
Penelitian data geologi Komplek G. Bromo - Tengger merupakan salah satu rencana kerja seksi penginderaan jauh. Sub Direktorat pemetaan geologi gunungapi, DIrektorat Vulkanologi dalam pelita III tahun anggaran 1982/1983.
Penyebaran produk komplek G. Bromo Tengger ini meliputi empat daerah Kabupaten yaitu, Kab. Pasuruan di Utara, Kab. Probolinggo di bagian Timur, Kab. Lumajang di Selatan dan Kabupaten Malang di bagian Barat G. Bromo sendiri terletak pada posisi geografis 7°56' Lintang Selatan dan 112° 57 Bujur Timur.
Penelitian ini dimaksudkan untuk menentukan penyebaran pro-duk gunung ini baik secara vertikal maupun lateral yang di-dasarkan pada analisa potret dan citra landsat, yang nantinya diharapkan dapat untuk membantu disiplin kerja lainnya di ling-kungan Dit. Vulkanologi.
Gunung Bromo yang tingginya 2329 m, terkenal di kalangan wisatawan sebagai tempat berlangsung 'Kesodo', Upacara keagamaan Hindu Budha, setiap setahun sekali bagi masyarakat Tengger.
Salah satu pelaksanaan dari tugas nyata Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi yang dilaksanakan oleh Staf Seksi Jawa Bagian Timur, Subdit Pengamatan Gunungapi, Direktroat Vulkanologi, pada tahun anggaran 1998/1999 adalah melakukan penyelidikan dan pengamatan G. Bromo baik secara visual maupun kegampaan, yang dilakukan pada bulan Agustus - September 1999.
Selama Januari-Juli 1996, cuaca disekitar G.Bromo pada pagi dan siang hari umumnya tampak jelas. Suhu udara berkisar antara 10 sampai 20 C. Angin pada umunya dalam keadaan tenang, namun pada saat tertentu berhembus cukup kuat.
Sesuai dengan rencana kerja Proyek Mitigasi Bencana Alam Geologi maka pada tanggal 7 Juli 1995 Tim Instrumentasi telah mengoperasikan seperangkat sistim. seismograf telemetri radio satu komponen (tegak) buatan Kinemetrics.
Evaluasi dan monitoring yang dilakukan terhadap kegiatan vulkanik G.Bromo diantaranya mengumpulkan data - data pemantauan (seismik ataupun visual), mengambil contoh abu hembusan dan kemudian dianalisis untuk selanjutnya digunakan mengevaluasi kegiatan G.Bromo.