Kegiatan survai rinci geokimia (Pertagastech) di daerah panas bumi Gunung Ciremai Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, merupakan bagian dari upaya pemerintah mengurangi resiko eksplorasi panas bumi di sisi hulu. dimaksudkan untuk mendapatkan sifat fisik dan kimia manifestasi panas bumi, serta kandungan Hg, Arsen dan H2S pada udara tanah, bertujuan untuk mengetahui karakteristik fluida, …
Daerah panas bumi Gunung Ciremai terletak di Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Pada tahun 2021, PSDMBP melakukan survei rinci geologi, geokimia, geofisika (gaya berat dan magnetotellurik (MT) serta TDEM) di daerah ini dalam rangka eksplorasi panas bumi oleh pemerintah. Hal ini dilakukan dalam rangka meminimalisasi resiko pengembangan panas bumi. Dari hasil survei geologi, diketahui bahw…
Kegiatan survei rinci di Daerah panas bumi Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat, dilaksanakan untuk mengidentifikasi peranan kontrol struktur geologi terhadap zona permeabilitas dan mengetahui zonasi mineral ubahan serta mengestimasi umur batuan atau proses hidrotermal yang terjadi, dalam kaitannya dengan pembentukan sistem panas bumi di daerah Gunung Ciremai, melalui penga…
sehubungan dengan telah terjadinya peningkatan kegempaan vulkanik di gunungapi ciremai sejak november 1999, yang selanjutnya perhatian pengamatan atau pemantauan lebih diperhatikan terhadap gunung ini yaitu dengan melakukan penelitian hypocenter dengan menggunakan seismograf digital 7 station.
Gunung Ciremai adalah salah atu gunungapi aktif di Jawa Barat, yang merupakan batas antara Kabupaten Cirebon, Kuningan dan majalengka. Letusan terakhir terjadi dalam tahun 1937/1938, kegiatan letusan berlangsung 24 Juni 1937 hingga 7 Januari 1938. Pusat letusan dari kawah Sentral. Sebaran abu hasil letusan 1937/1938 ialah daerah seluas lk. 52,500 km2 (Kusumadinata 1971)
Berdasarkan SPPD No.608/0441/3402/1987 dari tanggal 7 Hopem- ber 1987 sampai dengan 1 Desember 1987 yakni selama 25 (dua puluh lima) hari, penulis ditugaskan untuk melakukan pemerik saan/penyelidikan G. Ciremai secara visual.
Penyelidikan lapnagan dan pengumpulan contoh batuan terbatas terutama kepada lava G. Ciremai dimaksudkan untuk mengetahui paramter apa dalam olahan petrokimia batuan yang dapat dijadikan pegangan dalam ikut serta menunjang mencari data .
Sehubungan dengan rencanan semula, maka pada awal bulan April 1971 Kasi penelitian Gn. Api telah berangkat menuju Gn. Tjiremai jang diikuti oleh penulis dengan mempergunakan land-rover D.2872 jang dikemudikan oleh Sdr. Hadis III
Tulisan ini bukanlah sebuah laporan, bukan pula sebuah "referat", melainkan seusai dengan judulnya hanya merupakan kumpulan data-data mentah yang dapat dihimpun penulis hingga akhir bulan April 1971.
Bupati Kab. Kuningan menyampaikan daftar jumlah penduduk yang menghuni di daerah bahaya dan daerah waspada di sekeliling Gunung Ciremai. Diantaranya pada Kecamatan Mandirancan, Kecamatan Cilimus, Kecamatan Jalaksana, Kecamatan Kuningan, danKecamatan Kadugede.