Gunung Wayang (2181m) terletak pada 7 derajat 12 1/2 1 lintang selatan dan 107 derajat38' bujur timur kira-kira 7,5 km sebelah tengggara kota Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Latihan Satuan Petugas Sosial Penanggulangan Bencana Alam Propinsi Jawa Tengah diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Departemen Sosial Propinsi Jawa Tengah, selaku pelaksana Kantor Departemen Sosial Kabupaten Banjarnegara, latihan tersebut diikuti oleh 40 peserta dari empat (4) Kabupaten yaitu Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Batang dan Kabupaten Kendal.
G. Papandayan termasuk tipe gunungapi strato campuran, yang terletak di Tatar sunda, Priangan, kab. Garut, Propinsi Jawa Barut.
G. Papandayan, tinggi 2665 m dari muka laut, adalah salah satu gunungapi aktip di daerah Jawa Barat. Letaknya di Kabupaten Garut pada posisi astronomis 7 derajat 19' Lintang Selatan dan 107 derajat 44' Bujur Timur.
Untuk memenuhi kekurangan data lapangan di daerah yang telah disebutkan ang telah disebutkan di atas pada titik (2) yaitu itu dengan pengambilan conto batuan dari sing- kapan tertentu untuk kelanjutan penganalisisan kimia batuan di labora torium dan pemeriksaan petrografi batuan
tujuan utama dalam kegiatan ini adalah melengkapi data conto batuan terdahulu, yaitu pengambilan conto batuan dilereng sebelah Tenggata Gunung Papandayan
Penyelidikan petrologi di lapangan dan pemeriksaan petrog rafi di laboratorium terhadap Gunungapi G.Papandayan dimak sudkan untuk mengetahui kasus apa dalam olahan petrografi dan parameter apa bila dikembangkan dalam olahan petrokimia
Gunung Papandayan terletak dalam deretan gunungapi Priangan Selatan, hampir tepat sebelah selatan G.Guntur dan dihubungkan dengan tetangganya sebelah timur G.Cikuray yang menjulang tinggi puncaknya berbentuk kerucut.
Pada Oktober 1984 penulis mendapat tugas melakukan pengukuran suhu di G.Papandayan dan G.Guntur, bersama Sdr. Asep Sugiri dan Unu Hidayat, dengan SPPD No.2117/P/84. Maksud pemeriksaan ini adalah untuk mengetahui aktifitas solfatara ke dua gunungapi tersebut yang termasuk Daerah Tk II Kab. Garut.
Pemeriksaan dan pengukuran suhu kawah salah satu cara untuk mengetahui perubahan kegiatan-kegiatan gunung -api pada waktu itu. Karena secara visual maupun fisik (suhu) gunungapi tersebut dapat diketahui perkembangan kegiatannya de ngan cara membandingkan dengan cara pemeriksaan sebe-lumnya.