Pemetaan kawasan rawan bencana gunungapi dimaksudkan untuk membuat batas-batas daerah yang kemungkinan dapat terlanda oleh erupsi gunungapi baik yang berupa bahaya langsung, maupun bahaya tidak langsung daerah bahaya G. Sumbing sebelumnya telah dipetakan oleh P. Kasturian dan A. Djuhara pada tahun 1981, lemudian diperbaharui oleh S. Hamidi, A. Djuhara dan A. Martono pada 1989.
Survey Penginderaan Jauh G.Sumbing di Jambi adalah sebagai salah satu kegiatan Seksi Penginderaan jauh dalam proyek Pengamatan /Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi tahun anggaran 1994/1995. Ini adalah survey pendahuluan untuk pemetaan lebih lanjut seperti pemetaan geologi, inventarisasi panasbumi dan lain penelitian yang membutuhkan data dasar.