gunungapi sundoro yang mempunyai kerucut sempurna, bila dipandang dari segala arah bentuknya simetris, sejak 1906 tidak mengadakan kegiatan vulkanik walaupun sering terjadi peningkatan kegempaan vulkaniknya tetapi tidak disertai letusan. Dilain pihak pemukiman di daerah bahaya semakin padat karena pengembangan lahan perkebunan yang hampir mencapai 70 % dari tubuh gunungapi tersebut.
Daerah gunungapi selain dapat menimbulkan bencana juga memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Di dalam masa pembangunan ini perlu kiranya dilakukan usaha untuk membantu penyusunan tata ruang dan tata guna lahan di daerah gunungapi sehingga manfaatnya bagi kesejahteraan hidup dapat dipergunakan seoptimal mungkin, namun risiko bahaya gunungapinya dapat ditekan seminimal mungkin.
Penelitian Petrokimia dan Gas gunungapi Sundoro dilakukan untuk mengetahui kimia dan mineralogi batuan hasil erupsi Gunungapi Sundoro baik yang tercatat dalam sejarah maupun tidak. Tujuan dari penyelidikan ini untuk mendapatkan gambaran karakter komposisi kimia dan mineral dalam batuan Gunungapi Sundoro.